Foto: Focus Taiwan
Indosuara — Empat warga Vietnam tanpa dokumen resmi diperiksa oleh polisi di Tainan pada hari Sabtu (22) dan diserahkan ke Badan Imigrasi Nasional (NIA), setelah ditemukan bahwa mereka telah menetap melebihi masa berlaku visa mereka, kata polisi kota pada hari Minggu (23). Keempat warga Vietnam tersebut kini ditahan oleh NIA, yang akan memulai proses deportasi, tambah polisi kepada wartawan.
Dilansir oleh Focus Taiwan, Polisi Tainan mengatakan mereka menerima informasi pada hari Sabtu bahwa sebuah mobil penuh penumpang terlihat di Distrik Yongkang kota tersebut, dengan membawa migran yang diduga sebagai pekerja tanpa dokumen resmi.
Mereka kemudian menghentikan mobil tersebut, yang dikemudikan oleh seorang warga Taiwan, dan memeriksa empat penumpangnya yaitu sepasang suami istri dan dua pria, semuanya warga negara Vietnam. Menurut polisi, pasangan suami istri dan salah satu pria tersebut masuk ke Taiwan dengan visa turis yang sudah kedaluwarsa, sementara pria lainnya memiliki visa kerja, namun izin tinggalnya telah berakhir pada Agustus 2022.
Selama pemeriksaan, keempat warga Vietnam tersebut mengatakan bahwa mereka bekerja sebagai pekerja kasar, namun polisi tidak menyebutkan nama majikannya. Penyelidikan awal menemukan bahwa keempat warga negara Vietnam tersebut tidak melakukan pelanggaran lainnya. Oleh karena itu, kasus mereka akan diserahkan kepada satuan tugas khusus NIA, yang akan menahan dan mengatur deportasi mereka.





