Foto: Badan Imigrasi Taiwan
Indosuara — Dua orang pekerja migran asal Indonesia mendapat penghargaan sebagai pekerja teladan dari Pemerintah Kabupaten Miaoli. Penghargaan ini secara khusus diadakan dalam "Acara Penghargaan WNA Teladan", oleh Pemkab dengan memberikan medali dan suvenir kepada 20 pekerja migran berprestasi yang direkomendasikan oleh berbagai perusahaan.
Dikutip dari Badan Imigrasi Taiwan, salah satu PMI itu adalah Iwan, seorang pekerja migran asal Indonesia, telah bekerja di Taiwan selama 12 tahun dan dipromosikan menjadi teknisi tingkat menengah. Iwan mengatakan, setelah pemerintah melonggarkan kebijakan pekerja migran, ia dipromosikan menjadi staf teknis menengah di perusahaan tersebut, serta jadwal kerja dan penghasilan lebih stabil.
Selain itu ada juga Annie, seorang pengasuh dari Indonesia, dipuji karena merawat lansia dengan baik. Ani, telah bekerja di Taiwan selama lebih dari 6 tahun, dia dulu merawat nenek yang berusia 100 tahun hingga meninggal dunia pada usia 103 tahun. Majikannya sangat ramah padanya. Selama dia bekerja di Taiwan, dia tidak hanya serius dan berhati-hati, tetapi juga dapat berkomunikasi dalam bahasa Mandarin yang fasih dan belajar cara memasak hidangan Hakka. Dia sangat tersanjung dan bahagia menerima penghargaan tersebut.
Menurut Kantor Pengembangan Tenaga Kerja dan Pemuda Kabupaten Miaoli, saat ini terdapat sekitar 23.000 pekerja migran asing di Kabupaten Miaoli, dari Indonesia, Vietnam, Thailand, dan Filipina. Melalui kerjasama perusahaan dan unit terkait, 15 pekerja pabrik terpilih. Selain itu ada 5 orang pengasuh keluarga, total 20 orang menerima penghargaan tersebut.





