Foto diambil dari : Taiwan News
Seorang pelatih berlayar dan muridnya tewas setelah perahu layar mereka terbalik di Danau Teratai di Kota Kaohsiung saat pelajaran tatap muka pada Rabu (20 Juli 2022).
Pelatih berusia 61 tahun, bermarga Tsai (蔡), sedang memberikan pelajaran berlayar kepada anak usia sembilan tahun, bermarga Wang (王), sekitar pukul 1 siang pada hari Rabu perahu layar mereka terbalik karena alasan yang tidak diketahui.
Anak itu mengapung agak jauh dan terlihat sekitar pukul 14:46 sebelum petugas penyelamat mengeluarkannya dari air dan membawanya ke rumah sakit, dia telah dinyatakan meninggal.
Tidak tahu apa yang terjadi, ibu anak laki-laki itu datang ke danau untuk menjemput anaknya sekitar pukul 3 sore, tetapi melihat beberapa polisi dan kendaraan pemadam kebakaran di tempat kejadian. Setelah bertanya, dia mengetahui kecelakaan itu dan bergegas ke rumah sakit, di mana dia mengidentifikasi anaknya.
Namun, pelatih itu masih belum bisa ditemukan pada hari Rabu dan pencarian untuknya berlanjut semalaman.
Pada pukul 05.53 pada Kamis pagi, sebuah pesawat tak berawak menemukan sisa-sisa pelatih tidak jauh dari lokasi kecelakaan.
Yen Yu-shan (顏郁山), kepala jaksa di Kantor Kejaksaan Distrik Ciaotou, mengatakan kepada media bahwa otopsi mengungkapkan tidak ada luka yang jelas pada tubuh pelatih atau siswa.
Menurut Yen, pemeriksa medis forensik akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kematian para korban.
Jaksa menambahkan bahwa anak laki-laki itu mengenakan jaket pelampung yang ringan dan sederhana pada saat kecelakaan, sementara pelatih tidak mengenakannya.
Karena ada angin kencang di Kaohsiung pada hari Rabu, diduga angin menyebabkan kapal terbalik.
Informasi yang diposting di akun Facebook Tsai menunjukkan bahwa ia memiliki banyak sertifikat profesional, dan pernah menjabat sebagai pelatih tim layar National Sun Yat-sen University.





