Foto: CT WANT
Indosuara — Topan Gaemi (凱米) menyebabkan kerusakan parah di berbagai wilayah Taiwan. Menurut laporan terbaru, hingga saat ini, Taiwan telah mengonfirmasi 7 orang tewas, 1 orang hilang, dan 785 orang terluka. Selain itu, masih ada 35.326 rumah yang mengalami pemadaman listrik di seluruh Taiwan, dan pekerjaan pemulihan pascabencana masih berlangsung.
Dikutip dari CT WANT, Kabupaten Chiayi (嘉義縣) menjadi daerah yang paling parah terkena dampak topan. Pada tanggal 26, anggota Dewan Kabupaten Chiayi, Huang Rongjun (黃榮俊), menemukan satu mayat pria saat mengirimkan sarapan di desa Neixi (內溪村), kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Tak lama setelah itu, warga lain menemukan satu mayat wanita di dekat Xizidi (溪仔底). Identitas kedua mayat tersebut masih belum dapat dipastikan. Insiden ini menyebabkan jumlah korban tewas di Kabupaten Chiayi meningkat menjadi dua orang.
Pada tanggal 25, laporan menunjukkan bahwa terdapat 2 korban tewas di Kota Kaohsiung (高雄市), 1 di Kabupaten Hualien (花蓮縣), 1 di Kota Tainan (台南市), dan 1 di Kabupaten Yunlin (雲林縣). Pada tanggal 26, 2 korban baru dilaporkan di Kabupaten Chiayi. Seorang pria bermarga Guo (郭) dari Desa Fanlu, Kabupaten Chiayi (嘉義縣番路鄉), diduga jatuh ke dalam selokan di dekat kilometer 282 Jalan Raya No. 3 (台3線) dan masih belum ditemukan. Polisi terus melakukan pencarian dan penyelamatan.
Di seluruh Taiwan, masalah mendesak lainnya termasuk pemadaman listrik. Saat ini, masih ada 35.326 rumah yang mengalami pemadaman listrik, dan pekerjaan perbaikan sedang berlangsung. Pihak berwenang berusaha keras dalam proses pemulihan dan perbaikan pascabencana, berupaya mengembalikan kehidupan normal serta mencegah kemungkinan bencana sekunder.





