Foto: Taiwan News
Indosuara — Seorang petugas polisi yang pergi berburu saat berlibur di Taiwan tengah ditembak mati oleh para pemburu yang dilaporkan mengira dia adalah hewan buruan.
Dikutip dari Taiwan News, pria berusia 51 tahun yang bermarga Hsieh (谢) itu bertugas di Kantor Polisi Changshou di Kepolisian Daerah Puli, Departemen Kepolisian Kabupaten Nantou. Hsieh dilaporkan mengambil cuti sakit dan diperkirakan akan mengajukan pensiun pada bulan Juni, lapor UDN.
Dia sedang berburu bersama sepupunya yang bermarga Fan (樊) di daerah pegunungan dekat persimpangan Desa Qiangou dan Desa Daqi di Kotapraja Guoxing pada Minggu malam (18 Februari). Saat itu sudah larut malam dan pasangan tersebut mengenakan lampu depan, yang jika dilihat dari kejauhan bisa saja disalahartikan sebagai mata binatang.
Hsieh mengalami satu luka tembak di punggung. Fan menghubungi 119 untuk meminta bantuan, namun saat petugas darurat tiba, Hsieh telah meninggal.
Polisi membawa Fan ke kantor polisi untuk diinterogasi. Dia mengatakan kepada petugas bahwa ketika dia dan Hsieh sedang berburu, sekelompok sekitar dua pemburu lainnya berada di dekatnya.
Polisi akan memeriksa lebih lanjut kamera pengintai di jalan-jalan kaki gunung untuk memperjelas situasi. Mereka menambahkan, mereka juga akan menyelidiki apakah senapan yang dibawa para pemburu lainnya terdaftar.
Hsieh dilaporkan telah mengambil cuti panjang untuk memulihkan diri dari penyakitnya dan banyak rekannya mengunjunginya selama liburan Tahun Baru Imlek untuk mendoakan kesehatannya. Polres Puli mengatakan pihaknya telah mengirimkan personel forensik ke tempat kejadian untuk tujuan identifikasi dan ingin jaksa memastikan penyebab kematiannya.









