Semua pekerja yang bekerja di Taiwan dilindungi oleh Undang-Undang Kesetaraan Gender. UU ini berlaku juga dalam sektor ketenagakerjaan. Salah satu bentuk perlindungan UU ini di antaranya adalah hak pekerja untuk hamil dan mendapat pelayanan semasa masa kehamilan dan begitu juga ketika si anak sudah lahir. Lantas bagaimana dengan pekerja migran yang ada di Taiwan?
Layanan aduan 1955 menyatakan kalau pekerja migran pun dinaungi oleh UU yang sama. Menurut layanan tersebut, tidak peduli kewarganegaraan manapun dan bekerja di bidang apapun, pekerja di Taiwan dilindungi oleh UU Kesetaraan Gender. UU ini menaungi hak pekerja untuk hamil.
"Pekerja migran yang hamil di Taiwan tidak boleh dideportasi," demikian menurut unggahan layanan aduan tersebut.
Dalam unggahannya, layanan aduan 1955 menegaskan kembali bahwa tidak peduli pekerja tersebut bekerja di bidang manufaktur atau pekerja migran bidang kesejahteraan, mereka mendapat hak hamil yang sama dengan pekerja lokal Taiwan. Cakupannya cukup luas dan semua pihak baik pekerja dan majikan memahami hak-hak tersebut. Ini perlu demi terciptanya iklim kerja yang sehat. Oleh karena itu ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan majikan kepada pekerja migran yang hamil.
Hal itu di antaranya, tidak boleh mengharuskan pekerja migran melakukan pemeriksaan kehamilan atau menandatangani perjanjian larangan hamil. Selain itu, tidak boleh memutuskan kontrak kerja lebih awal dengan alasan pekerja migran hamil.
"Apalagi memaksa pekerja migran keluar dari Taiwan," ucap layanan 1955.
Selain itu, hak cuti untuk pemeriksaan sebelum dan setelah melahirkan juga sama dengan pekerja Taiwan. Dengan begitu, pekerja harus diberi ruang untuk memeriksakan kehamilannya dan dibebastugaskan ketika bersalin dan perawatan bayi sesuah bersalin.
Lalu bagaimana dengan layanan yang jadi hak anak mereka? Mengenai hal ini, layanan aduan 1955 menyatakan, anak-anak pekerja yang lahir di Taiwa tetap bisa mendapatkan asuransi kesehatan dan izin tinggal. Namun hal ini secara lebih detil akan disesuaikan dengan kebutuhan izin tinggal dan orang tuanya.
"Jika ada pertanyaan terkait, silahkan menghubungi saluran khusus 1955" demikian tutup 1955.




