Foto diambil dari : Focus taiwan
Taipei, 30 Maret (CNA) Tes massal untuk COVID-19 diperkirakan akan dilakukan dalam waktu dekat di Kota Keelung selama seminggu, menurut Pusat Komando Epidemi Pusat (CECC), karena kasus baru di kota Keelung terus meningkat akhir-akhir ini.
Pemerintah pusat dan daerah telah mencapai konsensus untuk menyaring 360.000 penduduk Keelung dengan mengirimkan alat tes ke rumah masyarakat, Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Chen Shi Zhong (陳時中), yang mengepalai CECC, mengatakan kepada wartawan selama kunjungan ke kota, hingga berita ini dimuat, informasi tentang kapan pengujian massal akan dimulai belum dirilis, tetapi Taiwan telah mendapatkan kontrak untuk pasokan 8 juta alat tes antigen COVID-19, yang akan cukup untuk kota Keelung.
Pada hari Rabu, 13 kasus baru COVID-19 lokal di sebuah daerah yang melibatkan petugas polisi dan bar karaoke di Keelung dilaporkan, bersama dengan enam kasus tambahan yang dianggap kemungkinan berasal dari kota Keelung, sehingga total kasus menjadi 68.
Selain itu, pemerintah Kota Keelung mengatakan pihaknya melanjutkan pemeriksaan terhadap 224 restoran di kota Keelung yang juga menyediakan layanan karaoke pada hari Selasa kemarin, dan menemukan bahwa tiga telah kembali beroperasi tanpa melakukan pengajuan pengaplikasian operasi kembali, inspektur di tempat kejadian memerintahkan ketiga tempat untuk segera menghentikan operasi, sementara departemen kesehatan setempat mengatakan akan mengeluarkan denda sekitar NTD 3000 dan NTD 15000, sesuai dengan Undang-Undang Pengendalian Penyakit Menular.





