Foto: RTI
Perselisihan terjadi dalam acara pertunjukan tarian tradisional kebudayaan Indonesia yang dihelat oleh Asosiasi Guanxin (官心協會) yang berlokasi di Nantou baru-baru ini. Dikutip dari Radio Taiwan Internasional, perselisihan yang melibatkan pekerja migran Indonesia diduga terjadi karena aksi dorong-dorongan.
Pengurus asosiasi menyampaikan, bahwa tidak ada perkelahian yang terjadi di acara yang dihelat pada akhir April itu. Dalam acara tersebut para WNI yang hadir hanya terlibat aksi dorong mendorong. Awalnya ada dua PMI masing-masing berasal dari Taipei dan Kaohsiung yang terlibat pertengkaran karena tidak sengaja saling bertabrakan. Keduanya juga diketahui tengah meneguk minuman beralkohol. Namun karena ada kesalahpahaman, aksi dorong mendorong ini merembet sehingga terlihat seperti perkelahian antar kelompok.
"Hanya ada insiden dorong mendorong, setelah dipisahkan akhirnya berhenti juga. Tidak ada masalah, tidak ada insiden perkelahian."
Menanggapi kejadian yang terjadi di atas, pihak imigrasi menyampaikan, kejadian seperti tersebut tentu sangat disesali. Pihaknya akan lebih hati-hati dan waspada saat hendak menggelar kegiatan serupa di masa mendatang.





