Foto: Taipei Times
Indosuara — Lebih dari 1.000 kasus demam berdarah yang ditularkan secara lokal dilaporkan pada minggu lalu, termasuk tiga kematian, dan 12 kematian terkait flu. Hal ini seiring dengan meningkatnya jumlah kunjungan ke rumah sakit karena penyakit mirip flu dan infeksi enterovirus, menurut Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) mengatakan kemarin.
Dikutip dari Taipei Times, Tainan memimpin daftar kasus demam berdarah minggu lalu, yakni 1.205 dari total 1.319 kasus, kata Direktur Pusat Intelijen Epidemi CDC Guo Hung-wei (郭宏偉).
Diikuti oleh Kaohsiung dengan 48 kasus, Kabupaten Yunlin dengan 33 kasus, Taoyuan dengan delapan kasus, Taipei dan New Taipei City dengan masing-masing lima kasus, dan masing-masing satu atau dua kasus di lima kota dan kabupaten lainnya.
Pusat Pengendalian Penyakit menyarankan masyarakat untuk membersihkan lingkungan sekitar terutama seminggu setelah terjadi topan atau banjir untuk menghilangkan tempat berkembang biak nyamuk penyebab demam berdarah.
Pada hari Senin, sebanyak 4.338 kasus demam berdarah yang ditularkan secara lokal telah dilaporkan pada tahun ini, katanya, seraya menambahkan bahwa delapan kasus demam berdarah parah dan tiga kematian telah dikonfirmasi pada minggu lalu, sehingga totalnya menjadi 19 kasus parah dan enam kematian pada tahun ini.
Ketiga korban meninggal adalah pria berusia 60 hingga 90 tahun yang tinggal di Tainan, kata dokter CDC Wu Hao-hsin (鄔豪欣).
Semuanya memiliki kondisi kesehatan yang mendasarinya, termasuk kanker, diabetes, penyakit jantung, dan hipertensi, kata Wu, seraya menambahkan bahwa mereka tidak segera mencari pertolongan medis setelah gejalanya muncul.





