Foto: Focus Taiwan
Indosuara -- Menanggapi kebakaran mematikan di Lian Hwa Foods Corp., pemerintah Kabupaten Changhua telah memerintahkan inspeksi keselamatan kebakaran di pabrik pengolahan makanan skala besar setempat. Dikutip dari Focus Taiwan, langkah ini untuk memastikan keamanan publik dan mencegah tragedi serupa terjadi.
Menurut kepala Biro Pemadam Kebakaran Changhua Shih Shun-jen (施順仁), sebuah tim inspeksi bersama telah dibentuk. Ia menambahkan bahwa itu termasuk anggota biro serta pejabat dari departemen urusan ekonomi dan tenaga kerja pemerintah kabupaten, yang akan memeriksa sekitar 138 pabrik pengolahan makanan besar di Changhua. Menurut pemerintah setempat, ini termasuk semua pabrik dengan luas lantai 3.000 meter persegi atau lebih dan dilengkapi ketel besar untuk pengolahan makanan.
Inspeksi akan fokus pada keselamatan publik, pencegahan kebakaran dan hal-hal terkait lainnya termasuk kebersihan dan keselamatan kerja. Pihaknya juga mengingatkan bisnis untuk mematuhi peraturan operasi yang relevan, menerapkan langkah-langkah inspeksi keselamatan terkait, dan meningkatkan keakraban karyawan dengan strategi tanggap kebakaran melalui pelatihan.
Kebakaran di Lian Hwa Foods, yang terjadi sekitar pukul 6 pagi hari Selasa, telah menyebabkan delapan orang tewas, termasuk empat pekerja migran Filipina, pada hari Kamis dan 14 lainnya luka-luka.
Di antara yang terluka, seorang karyawan wanita berusia 49 tahun bermarga Hsu (許) belum sadar dan masih dalam kondisi kritis, menurut Rumah Sakit Changhua.
Suami Hsu, yang diidentifikasi dengan nama belakangnya Yang (楊), mengatakan istrinya dulu bekerja di gerai sarapan, tetapi mulai bekerja lembur di Lian Hwa 10 tahun yang lalu untuk menghasilkan lebih banyak uang untuk pendidikan kedua putra mereka. Yang mengatakan putra sulung mereka sekarang bekerja di Taman Sains Hsinchu setelah lulus dengan gelar master tahun lalu, sementara putra bungsunya akan memulai dinas militernya.
Sementara itu, korban selamat wanita berusia 27 tahun bermarga Chang (張) yang saat ini dirawat di Rumah Sakit Yuan-Rung mengatakan dia bekerja pada shift jam 4 pagi di lantai empat hari itu, dan ingat bersembunyi di ruang freezer bersama rekannya. Chang mengatakan mereka memutuskan untuk melarikan diri ketika ruangan mulai dipenuhi asap, tetapi entah bagaimana terpisah selama pelarian.
Karyawan Lian Hwa mengatakan dia hampir pingsan tetapi akhirnya diselamatkan oleh petugas pemadam kebakaran.
Investigasi mengenai penyebab kebakaran masih berlangsung, menurut pihak berwenang setempat.





