Foto: Focus Taiwan
Indosuara -- Hujan deras yang dibawa oleh cuaca selama dua hari terakhir di Taiwan telah mengisi kembali waduk di Taiwan tengah. Tetapi waduk di wilayah selatan masih menipis, menurut Badan Sumber Daya Air (WRA) pada hari Jumat.
Dikutip dari Focus Taiwan, WRA mengatakan, diperkirakan 36,5 juta meter kubik air hujan mengalir ke waduk di Taiwan tengah. Di antaranya, waduk Liyutan, Techi, dan Sun Moon Lake masing-masing berkapasitas 35,2 persen, 46,8 persen, dan 60,6 persen. Waduk Liyutan, yang memasok air untuk Kota Taichung dan Kabupaten Miaoli di Taiwan tengah, memperoleh jumlah aliran air terbesar, yaitu 12 juta meter kubik.
Sementara itu, waduk di Taiwan utara tetap relatif stabil, dengan waduk utama -- Xinshan, Shihmen, Feitsui, Baoshan, Baoshan Kedua, dan Bendung Yuanshan -- memperoleh total 22,2 juta meter kubik hujan.
Selain itu, hujan dalam beberapa hari terakhir membuang 9,9 juta meter kubik air ke Waduk Shihmen, yang merupakan jumlah terbesar di wilayah tersebut, kata WRA.
Namun, ketinggian air di waduk di Taiwan selatan tetap rendah, karena cuaca hanya berdampak terbatas pada waduk di kawasan itu. Mereka mengatakan bahwa reservoir utama di Taiwan selatan - Lantan, Jenyitan, Tsengwen, Wushantou dan Nanhua - hanya memperoleh total 1,4 juta meter kubik hujan.
Reservoir Tsengwen dan Wushantou yang digunakan bersama saat ini hanya berkapasitas 15,4 persen, yang terendah di Taiwan, sementara waduk Lantan dan Jenyitan sebesar 23,4 persen dan Waduk Nanhua sebesar 26,2 persen, menurut WRA.
Secara total, cuaca telah membawa 60,12 juta meter kubik air hujan ke waduk-waduk secara nasional, menurut WRA.
Kekurangan air yang serius di Taiwan selatan kemungkinan akan berlanjut hingga musim hujan dimulai pada pertengahan Mei, menurut WRA.





