Foto: Taiwan News
Indosuara -- Sebuah truk kerikil yang penuh dengan sedimen dan puing-puing kehilangan kendali pada Senin (26 Juni) dan bertabrakan dengan sebuah rumah bertingkat tiga di Jalan Bade di Distrik Shulin, New Taipei City.
Pengemudi truk kehilangan kendali karena alasan yang tidak diketahui dan memasuki jalur lalu lintas sebelum menabrak sebuah tempat tinggal. Truk terbalik, meninggalkan lumpur, bebatuan, dan puing-puing di sepanjang jalan, seperti dilaporkan oleh UDN.
Beruntung pengemudi laki-laki berusia 40 tahun bersama seorang asisten pengemudi berusia 50 tahun hanya mengalami luka ringan di bagian kaki. Pemadam kebakaran setempat menanggapi, dan keduanya dikirim dengan ambulans ke Rumah Sakit Tucheng Kota New Taipei.
Polisi saat ini sedang menyelidiki lebih detail tentang kecelakaan itu. Pemilik tempat tinggal berada di rumah pada saat kecelakaan itu terjadi, tetapi juga beruntung dapat melarikan diri tanpa cedera.
Kecelakaan itu berdampak pada lalu lintas di Jalan Bade, dengan langkah-langkah pengendalian lalu lintas diberlakukan. Kantor distrik dihubungi untuk membantu pembersihan puing-puing.
Sementara itu, masih di New Taipei, seorang pria tewas ditabrak truk derek di tempat penyeberangan pejalan kaki pada Minggu malam (25 Juni), sementara penyebab kecelakaan masih belum jelas.
Pada jam 8 malam. pada hari Minggu, sebuah truk derek kuning yang dikemudikan oleh seorang pria berusia 34 tahun bermarga Chang (張) menabrak seorang pria berusia 20 tahun bermarga Men (門) di persimpangan Jalan Shuiyang dan Jalan Chenggong di Distrik Sanchong kota, dilaporkan CNA. Pria menderita luka serius, dan setelah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk perawatan darurat dinyatakan meninggal pada pukul 9 malam.
Polisi mengatakan Men bertemu dengan temannya untuk berolahraga di New Taipei Metropolitan Park. Ketika Men mulai kembali ke rumah sambil berjalan di bawah Jembatan Chongxin, dia dipukul saat dia mengambil langkah pertamanya ke penyeberangan, lapor SET News.
Teman pria yang berada di tempat kejadian mengatakan bahwa mereka telah menekan tombol sinyal penyeberangan sebelum menyeberang, lapor ETtoday.
Polisi mengatakan tes breathalyzer pengemudi tidak mendeteksi adanya alkohol. Karena tidak ada kamera pengawas di perempatan, polisi melakukan survei ke lokasi kecelakaan. Penyebab kecelakaan saat ini sedang diselidiki.





