Foto: CT WANT
Indosuara — Toko minuman terkenal, Ching Shin Fu Chuan (清心福全) di Dajia, Taichung (台中大甲店), baru-baru ini menjadi sorotan setelah dua karyawan diduga bermain-main selama jam operasional, termasuk melakukan tindakan tak pantas seperti melempar dan menangkap agar-agar teh. Video kejadian tersebut tersebar di Threads dan memicu kehebohan.
Dikutip dari CT WANT, Dinas Keamanan Pangan Kota Taichung pada sore hari ini (18 Juli) melakukan inspeksi ke toko tersebut dan mengonfirmasi bahwa dua karyawan tersebut memang bermain-main selama jam operasional. Selain itu, ditemukan juga bahwa ada staf lain yang tidak menunjukkan laporan pemeriksaan kesehatan dan terdapat dua kelalaian dalam operasi karyawan yang menyebabkan kontaminasi makanan.
Dinas Keamanan Pangan menyatakan bahwa mereka telah meminta pemilik usaha untuk memperkuat pelatihan pendidikan karyawan dan pengendalian kebersihan proses produksi makanan, guna mencegah terjadinya kembali tindakan yang diduga mencemari kebersihan makanan.
Selain itu, untuk kelalaian karena tidak menunjukkan laporan pemeriksaan kesehatan dan tindakan yang mencemari makanan selama operasi karyawan, pemilik usaha diperintahkan untuk memperbaiki dalam jangka waktu tertentu. Inspeksi ulang tanpa pemberitahuan akan dilakukan, dan jika hasilnya masih tidak memenuhi standar, maka akan dikenakan denda antara 60.000 hingga 200 juta NTD sesuai hukum yang berlaku.
Meninjau kembali video kontroversial tersebut, terlihat seorang karyawan pria berseragam biru sedang membuat minuman di bar, sementara karyawan pria lainnya melempar agar-agar teh ke arah karyawan di bar, yang kemudian dengan cepat mengambil gelas kertas kosong untuk menangkapnya.
Menanggapi hal ini, kantor pusat Ching Shin Fu Chuan mengeluarkan pernyataan, "Karyawan tidak seharusnya merekam video dan bermain-main di tempat kerja, mengabaikan hak konsumen. Kami akan segera menutup toko tersebut untuk sementara, agar mereka dapat menerima pelatihan ulang dan menjalani tindakan disipliner internal."





