Foto: TVBS
Indosuara — Pada malam tanggal 12, polisi patroli di Tainan menemukan sebuah mobil penumpang dengan lampu utama yang tidak menyala. Mereka mendekati untuk pemeriksaan rutin, tetapi mobil tersebut melarikan diri dengan cepat saat diminta berhenti. Sayangnya, tidak lama kemudian, mobil itu menabrak sendiri dan pengemudinya melarikan diri. Meskipun begitu, polisi tidak menyerah dan terus mengejar ke dalam lorong sempit.
Dilansir oleh TVBS, mereka berhasil menemukan pemilik mobil di Jalan Fuhua 3, Distrik Yongkang (永康區復華三街) dan sebuah kejar-kejaran sengit pun terjadi di jalanan. Akhirnya, polisi berhasil menangkap pelarian tersebut setelah melakukan manuver yang cerdik. Namun, dalam kejadian itu, salah satu polisi dilaporkan marah dan menendangnya beberapa kali. Setelah penyelidikan lebih lanjut, diketahui bahwa pengemudi mobil adalah seorang pekerja migran asal Vietnam yang hilang kontak dengan majikannya.
Kembali lagi, pelarian tersebut mencoba untuk bermain petak umpet dengan polisi, tetapi upaya penyergapan dari kedua arah membuatnya tidak dapat melarikan diri. Seorang polisi mendekatinya dan menahan bahunya, memaksa pelarian tersebut untuk berjongkok. Namun, polisi lain yang datang kemudian tampak sangat marah dan bahkan melakukan tiga kali tendangan ke arahnya.
Sayangnya, seluruh kejadian ini terekam dan pelarian sudah ditangkap. Namun, tindakan seorang petugas polisi yang sengaja melakukan tendangan untuk melampiaskan kemarahannya dinilai tidak pantas oleh masyarakat.
Polisi telah berhasil menunjukkan keberhasilan dalam menangkap pelarian tersebut, namun mereka tidak bisa menahan amarah mereka dan melakukan tindakan yang tidak terpuji terhadap pekerja migran dengan menendangnya secara semena-mena.





