Foto diambil dari CNA.
Perdana Menteri Taiwan Su Tseng-chang (θζ―ζ) pada hari Selasa (22 Juni) mengumumkan bahwa daftar prioritas vaksinasi telah diperluas untuk memasukkan lebih banyak profesi yang berisiko tertular COVID-19, yang akan diberikan mulai 1 Juli.
Su mengatakan selama pertemuan pencegahan epidemi Selasa kemarin bahwa agar Taiwan beroperasi secara normal, daftar itu akan mencakup personel nasional dari staf Kereta Cepat Taiwan dan Administrasi Kereta Api Taiwan di samping pekerja dari minyak, gas, tenaga air, dan komunikasi negara serta industri, ujar CNA melaporkan.
Sementara itu, orang yang bekerja di kantor pos dan pusat pemrosesan surat, balai ujian nasional, pembibitan, pasar grosir dan pemotongan hewan, taman sains, lembaga pemasyarakatan, pendaftaran sistem komputerisasi, fasilitas penanganan jenazah, reporter berita, guru TK, dan staf panti jompo dengan tingkat kontak yang tinggi dengan anak-anak dan orang tua, semuanya termasuk dalam gelombang vaksinasi berikutnya.
Perdana menteri menunjukkan bahwa pengasuh yang berada di wilayah New Taipei dan Taipei serta pengemudi taksi, petugas pengiriman, pengemudi bus antar kota, pengemudi truk, pedagang di pasar tradisional, serta kasir di Keelung atau Taoyuan juga ada dalam daftar, karena sebagian besar kasus COVID-19 dikonfirmasi di Taiwan utara.
Su mengatakan jumlah orang dalam profesi berisiko yang baru ditambahkan ini sekitar 500.000.




