Foto diambil dari : Taiwan News
Investigasi sedang berlangsung untuk ancaman bom di pintu gerbang utama ke Taiwan yang menargetkan kegiatan "pro-kemerdekaan".
Bandara Internasional Taoyuan Taiwan (TIAC) mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Senin (26 September 2022) bahwa pihaknya menerima email pada hari Minggu (25 September 2022) melalui kotak surat penumpangnya yang mengklaim sebuah bahan peledak ditempatkan di bandara. Pesan tersebut berisi peringatan terhadap kegiatan pro-kemerdekaan Taiwan.
Polisi sedang menyelidiki apakah ancaman itu terkait dengan kunjungan mantan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo. Pompeo dijadwalkan berpidato di forum bisnis di Kaohsiung pada Selasa (27 September 2022).
Patroli, di antara langkah-langkah keamanan lainnya, telah ditingkatkan, dan peringatan ditingkatkan di bandara internasional. Penyelidikan awal menunjukkan surat itu kemungkinan dikirim dari alamat IP luar negeri, menurut Biro Polisi Penerbangan.
Bandara Taoyuan dan Bandara Songshan Taipei melaporkan ancaman bom serupa sebelum kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi bulan lalu.
Menyebarkan disinformasi yang membahayakan keselamatan penerbangan dapat dikenakan hukuman penjara tiga tahun dan/atau denda NT$1 juta (US$31.405). Seseorang akan dikenakan hukuman lima tahun penjara atau bahkan penjara seumur hidup karena menyebabkan kerusakan pada pesawat atau korban dengan melakukan kejahatan seperti itu, menurut Undang-Undang Penerbangan Sipil.





