Foto: Taiwan News
Indosuara — Biro Polisi Penerbangan Taiwan menahan empat tersangka karena mencoba menyelundupkan narkoba di dalam lampu ke Kota New York, namun tersangka utama berada di luar jangkauan, menurut laporan pada Kamis (14 Desember).
Dikutip darı Taiwan News, pada 2 Agustus, inspektur menggunakan sinar-X untuk menyelidiki pengiriman lampu di fasilitas United Parcel Service (UPS) di Bandara Internasional Taoyuan, menurut CNA. Peralatan penerangan yang ditujukan ke New York itu ternyata berisi 960 tablet obat golongan empat Erimin.
Zat tersebut, juga dikenal sebagai Nimetazepam, pada awalnya digunakan untuk mengobati insomnia parah, namun potensi penyalahgunaannya menyebabkannya diklasifikasikan sebagai obat. Investigasi menunjukkan bahwa seorang wanita berusia 34 tahun bermarga Cheng (鄭) mengelola operasi tersebut dari luar negeri.
Cheng, yang dihukum karena kasus terkait narkoba, telah meminta seorang pria bernama Chen (陳) untuk mengirim paket tersebut ke New York. Namun, dia tidak mengetahui konten tersembunyinya, kata polisi.
Penyelidik menemukan Lu (陸), 30, dan Chuang (莊), 42, di sebuah alamat di Distrik Wanhua Kota Taipei yang disewa oleh Cheng. Mereka juga menahan Chen (陳), 31 tahun, dan Lee (李), 32 tahun, sebagai kaki tangan.
Keempatnya telah dihukum karena kejahatan terkait narkoba, sementara Chuang terdaftar oleh jaksa di Taipei dan Keelung sebagai buronan yang menghadapi hukuman 14 tahun penjara karena narkoba. Tak satu pun dari tahanan bersedia mengungkapkan asal usul Erimin yang mereka kirim ke Cheng di Amerika Serikat.





