Foto: Taiwan News
Indosuara — Badai Tropis Koinu diperkirakan paling dekat dengan Taiwan mulai Rabu hingga Jumat saat melewati Selat Bashi, namun dampaknya terhadap cuaca masih belum pasti, menurut Central Weather Administration (CWA).
Dikutip dari Focus Taiwan, pada hari Minggu pukul 8 pagi, Koinu terletak sekitar 1.000 kilometer timur-tenggara Tanjung Eluanbi, titik paling selatan Taiwan, dan bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan 12 kilometer per jam, kata CWA.
Berdasarkan perkiraan saat ini, Koinu kemungkinan akan menguat menjadi topan pada hari Senin atau Selasa dan berbelok ke barat saat memasuki Selat Bashi di selatan Taiwan, kata peramal cuaca CWA Chao Hung (趙竑) kepada CNA.
Badai ini akan berada paling dekat dengan Taiwan mulai Rabu hingga Jumat, namun karena lintasannya masih belum jelas, diperlukan lebih banyak waktu untuk menentukan dampaknya terhadap cuaca Taiwan, kata Chao.
Sementara itu, pada hari Minggu, perkiraan CWA berawan hingga langit cerah di sebagian besar wilayah Taiwan, dengan kemungkinan hujan sesekali di wilayah utara Taoyuan, bagian timur Taiwan, dan Semenanjung Hengchun di selatan.
Dari segi suhu, angin musiman timur laut diperkirakan akan membawa suhu sedikit lebih dingin sebesar 31-32 derajat Celcius ke Greater Taipei dan Taiwan timur, menurut CWA.
Di wilayah lain, suhu akan naik menjadi 33-35 derajat pada hari Minggu, sementara suhu terendah pada malam hari akan turun menjadi 25-27 derajat secara nasional, kata CWA.





