Foto: Focus Taiwan
Indosuara — Dampak tidak stabilnya cuaca Taiwan pasca-topan Dokusir kemarin membuat air laut di wilayah Taiwan masih rentan terjadi pasang. Situasi membahayakan ini bahkan merenggut korban. Dikutip dari Focus Taiwan, seorang pria berusia 43 tahun meninggal dan tiga anak diselamatkan dalam insiden tenggelam terpisah di pantai utara Taiwan pada hari Minggu.
Departemen Pemadam Kebakaran Kota New Taipei mengatakan menerima laporan pada pukul 11:46 tentang kemungkinan tenggelamnya seorang ayah dan anak di pantai dekat pelabuhan nelayan Wanli, tepat di utara Kota Keelung.
Setelah tiba di tempat kejadian, mereka menemukan ayah berusia 43 tahun, bermarga Tsai (蔡), tanpa tanda-tanda vital. Petugas berusaha memberikan CPR namun Tsai tetap tidak selamat. Sementara putranya sadar tetapi menderita pusing, kata departemen itu.
Kedua orang tersebut diangkut dengan ambulans ke cabang Rumah Sakit Chang Gung Memorial di Keelung, di mana Tsai, sang ayah dinyatakan meninggal sekitar pukul 1 siang, kata departemen pemadam kebakaran.
Sementara itu, departemen tersebut mengatakan pihaknya juga telah menanggapi ketakutan tenggelam yang terpisah di dekat Mercusuar Tanjung Fugui - titik paling utara Taiwan - di mana dua gadis berusia 11 dan 9 tahun hanyut ke laut oleh gelombang besar.
Pada saat paramedis mencapai daerah tersebut, sekelompok orang dewasa telah menyelamatkan anak-anak tersebut. Keduanya kemudian dibawa untuk dirawat di Mackay Memorial Hospital cabang Tamsui, kata departemen itu.





