Foto diambil dari Unsplash.
Seorang ahli keamanan pangan dan nutrisi merekomendasikan konsumen untuk mengelapnya dengan kain kering sebelum memasukkannya ke dalam lemari es dan mencucinya hanya saat akan dimasak.
Yayasan John Tung melakukan survei online tentang bagaimana orang menyimpan telur mereka pada bulan Juni, yang memiliki 616 sampel yang valid. Survei menunjukkan bahwa 77% responden memasukkan telur langsung ke lemari es.
Survei tersebut juga menunjukkan bahwa 36% sering makan telur setengah matang dan 1% suka mengonsumsi telur mentah. Secara keseluruhan, 42% responden tidak mencuci telur sebelum dimasak, namun persentasenya menjadi lebih tinggi (55%) untuk orang yang suka makan telur setengah matang atau mentah.
Banyak orang mungkin tidak mengerti mengapa telur tidak boleh dicuci sebelum dimasukkan ke dalam lemari es, kata Direktur Departemen Makanan dan Gizi Yayasan John Tung Hsu Hui-yu (許惠玉). Ia menjelaskan, karena ayam bertelur dan buang air besar melalui saluran yang sama, telur mudah terkontaminasi kotoran ayam.
Mencuci telur dengan air akan membuat pori-pori pada kulit telur lebih permeabel, yang meningkatkan kemungkinan mikroorganisme patogen, seperti E. coli dan Salmonella, menembus ke dalam kuning telur melalui pori-pori kulit, kata Hsu. Jika proses pencucian atau pengeringan tidak menyeluruh, mikroorganisme pada telur akan berkembang biak sehingga meningkatkan risiko keamanan, tambahnya.
Infeksi Salmonella, yang paling sering terlihat pada kasus kontaminasi telur, dapat menyebabkan enteritis akut, sakit perut, kedinginan, demam, mual, muntah, atau bahkan kematian.
Pakar makanan dan gizi merekomendasikan konsumen menggunakan kain kering untuk menyeka debu dari permukaan telur sebelum memasukkannya ke dalam lemari es dan memisahkan telur dari makanan lain.
Hsu mengatakan bahwa mencuci telur sebelum dimasak atau membeli telur yang sudah dicuci dapat menghindari patogen dan zat kotor lainnya bersentuhan dengan kuning telur saat dibuka. Memastikan telur matang sepenuhnya juga akan membantu mencegah infeksi Salmonella.




