Foto diambil dari CNA.
Sebanyak 130.472 orang dengan diare mengunjungi UGD dan rawat jalan dari 1 hingga 7 September, penurunan 1,5 persen dibandingkan dengan minggu sebelumnya tetapi termasuk tertinggi untuk periode yang sama sejak 2019, kata Direktur Jenderal CDC Kuo Hung-wei (郭宏偉) dalam sebuah konferensi pers.
Seperti yang dilansir dari CNA, pusat Pengendalian Penyakit (CDC) pada Selasa (11/9) memperingatkan masyarakat tentang risiko diare jelang festival pertengahan musim gugur minggu depan, mencatat bahwa sejumlah besar klaster diare di Taiwan disebabkan oleh strain norovirus yang jarang ditemukan.
Kuo menambahkan, 101 klaster diare telah dilaporkan dalam empat minggu terakhir, mencatatkan rekor tertinggi dalam lima tahun dalam periode yang sama. Sebagian besar klaster terjadi dalam industri makanan dan perhotelan, 26 diantaranya dites positif untuk norovirus dalam berbagai sektor, katanya.
Hampir 60 persen klaster diare positif norovirus tahun ini terdeteksi dengan strain GII.17, pergeseran dari strain GII.4 yang lebih umum. Selain itu, 47 klaster diare terkait norovirus yang dicatat dari Januari hingga Juni dikaitkan dengan konsumsi tiram panggang, menurut CDC.
Wakil Direktur Jenderal CDC Lo Yi-chun (羅一鈞) mengatakan bahwa strain GII.17 bertanggung jawab atas dua wabah besar pada 2015 dan 2016 dan cenderung beredar hanya sekali setiap beberapa tahun dan terutama mempengaruhi orang dewasa.
Lo menambahkan bahwa kasus diare terbaru di Taiwan umumnya terjadi pada orang dewasa usia 15 hingga 64 tahun yang sering makan makanan mentah, sedangkan anak-anak relatif jarang terkena.
Menjelang festival pertengahan musim gugur pada 17 September, hari libur populer di Taiwan untuk berkumpul dan barbeku, Lo memprediksi bahwa kasus diare akan meningkat setelahnya, dengan kemungkinan mencapai 150.000.
"Norovirus hanya dapat dibunuh jika suhu internal makanan mencapai lebih dari 66 derajat Celsius," kata Lo, mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati saat memanggang makanan laut selama liburan, seperti dengan memanggang setidaknya tiga hingga lima menit tambahan setelah cangkang makanan laut seperti tiram dan kerang terbuka.
Lo mengatakan bahwa jumlah kasus enterovirus telah mencapai puncaknya, tetapi diperkirakan akan tetap tinggi sekitar Festival Pertengahan Musim Gugur.





