Foto: Taiwan News
Indosuara — Banyak warga Taiwan yang pasti terguncang oleh gempa berkekuatan 6,2 skala Richter di lepas pantai Hualien pada Selasa pagi (24 Oktober).
Ketika Badan Cuaca Pusat (CWA) memperkirakan akan ada lebih banyak gempa susulan dalam lima hari ke depan, Badan Pemadam Kebakaran Nasional mengingatkan masyarakat tentang tindakan yang tepat jika terjadi gempa pada malam atau dini hari, ketika banyak orang masih berada di tempat tidur.
Dikutip dari Taiwan News, Badan Pemadam Kebakaran Nasional mengatakan, hal pertama yang harus dilakukan adalah menutupi kepala dan leher mereka dengan bantal atau selimut untuk mencegah cedera akibat jatuhnya puing-puing. Hal kedua adalah memperhatikan cedera akibat benda jatuh dan hambatan lainnya saat berjalan di lingkungan gelap.
Selain itu, masyarakat juga harus berhati-hati untuk tidak meletakkan tempat tidurnya di dekat jendela, lemari, atau perabotan lain yang mudah terjatuh. Hal ini dapat membantu memastikan ketenangan pikiran dan keamanan saat tidur.
Sedangkan untuk evakuasi pasca gempa, pemadam kebakaran menekankan "turun, berlindung, dan bertahan". Artinya, seseorang harus mencari perlindungan dari meja atau perabotan lainnya untuk melindungi dirinya dari puing-puing yang berjatuhan dan hanya melakukan evakuasi jika aman.
Selain itu, kesadaran terhadap lingkungan sekitar, termasuk rawan atau tidaknya tempat tinggal Anda terhadap likuifaksi tanah, dapat menjadi informasi berguna yang diperoleh secara online.





