Foto: TVBS
Indosuara — Sebuah insiden terjadi di tungku besi (logam) di Taman Fuyuan, Yilan (宜蘭福園). Pada pukul 16.00 tanggal 21 Maret 2024, sebuah balok semen di tungku besi runtuh akibat suhu tinggi, menyebabkan luka-luka pada seorang gadis berusia 13 tahun dan seorang wanita berusia 64 tahun yang kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut. Pihak pengelola taman merespons insiden tersebut dengan menyatakan bahwa insiden terjadi karena jumlah bahan bakar yang dibakar di bunga teratai pada sore hari tersebut adalah 4 hingga 5 kali lipat dari jumlah biasanya. Selain menanggung biaya kompensasi, pihak berwenang juga akan melakukan perbaikan pada tungku besi untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Saat tiba di lokasi kejadian, tanah dipenuhi oleh pecahan beton dan tiang-tiang besi yang jatuh dari langit. Keluarga yang terkena dampak mengungkapkan, "Biasanya harusnya seperti balok yang utuh, tapi apakah semuanya hancur? Ya, lalu jatuh ke tanah, dan semua puing-puingnya berserakan disini."
Kejadian tak terduga ini menyebabkan dua warga yang tidak bersalah terluka oleh pecahan tersebut dan dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan darurat.
Seperti dilansir oleh TVBS, seorang wanita terbaring dengan wajah penuh rasa sakit di atas tandu yang didorong masuk ke rumah sakit oleh petugas medis, sementara seorang gadis kecil terlihat jelas terkejut, dengan luka di setengah bagian wajahnya dibalut perban sambil terus-menerus mengeluh kesakitan.
Pada sekitar pukul 4 sore pada tanggal 21 di Taman Fuyuan di Yilan (宜蘭福園), banyak keluarga mengadakan upacara perpisahan. Saat upacara berlangsung, sebuah tiang beton di tungku besi yang sedang dibakar di tempat, tidak tahan terhadap suhu tinggi, menyebabkan salah satu sisi tiang beton tersebut pecah dan jatuh.

Foto: TVBS
Seorang gadis berusia 13 tahun dengan nama belakang Zhuang (莊) mengalami luka pada mata kirinya, dengan debu beton masuk ke dalam, sementara seorang wanita berusia 64 tahun dengan nama belakang Jian (簡) menderita luka pada sendi lutut kiri akibat terkena pukulan.
Putra dari wanita bernama Jian (簡) berkata, "Tidak ada yang tahu seberapa tinggi suhu itu, semua orang sedang berlindung dari hujan, dan kemudian itu pecah dan jatuh, tidak ada yang bisa melihat ke atas.
Dalam nada suara keluarga, terlihat begitu putus asa. Namun, beruntung, setelah pemeriksaan medis, kedua korban tidak mengalami bahaya jiwa. Setelah insiden tersebut, pihak pengelola taman memberikan tanggapan.
Kepala Tim Layanan Fuyuan (福園服務組), Zheng Qingyun (鄭慶雲), berkata, "Masyarakat membakar jumlah besar bahan bakar bunga teratai, jumlah bahan bakar tersebut sekitar 4 hingga 5 kali lipat dari biasanya."

Foto: TVBS
Sehubungan dengan dua warga yang terluka, pihak taman akan bertanggung jawab atas kompensasi yang sesuai serta melakukan perbaikan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan, termasuk memperkuat struktur agar dapat menahan suhu yang lebih tinggi.
Kejadian jatuhnya pecahan beton dan potongan besi dari langit tidak hanya menimbulkan kecemasan bagi keluarga korban, tetapi juga mengejutkan semua orang yang berada di lokasi tersebut.





