Foto: staf pribadi Haji Uma didampingi tim SATGAS COVID-19 Sumatera Utara saat menjemput Jamaluddin di tempat karantina Covid-19 Asrama Haji Medan Sumatera Utara, Kamis (19/8/2021) sumber serambinews.com
Jamaluddin, warga gampong Peureupok Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara sejak 2019 merantau ke Malaysia. Namun keberuntungan Jamaluddin tidak sama dengan pekerja migran Indonesia lainnya.
Pada 3 Agustus 2021, Jamaluddin mengalami nasib naas, dua jari kaki kanannya putus akibat kecelakaan kerja saat melakukan perbaikan sumbatan saluran air.
Sejak mengalami kejadian tersebut, Jamaluddin tidak lagi bisa bekerja. Kondisi jari-jari kakinya semakin parah. Sementara untuk berobat di Malaysia membutuhkan biaya yang tinggi.
Jamaluddin berniat untuk pulang saja ke Aceh dan melanjutkan pengobatan kakinya di kampung halaman. Namun biaya untuk pulang ke Aceh juga tidak murah jika dibandingkan dengan pendapatan Jamaluddin sebagai pekerja serabutan di Malaysia.
Karena keterbatasan biaya, Jamaluddin menghubungi Abu Saba dan Haikal yang mana mereka merupakan tim Haji Sudirman (Haji Uma) di Malaysia. Haji Uma adalah seorang senator atau anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia asal Aceh yang memang kerap membantu setiap permasalahan PMI, termasuk bantu pemulangan PMI. Jamaluddin pun berhasil kembali ke Aceh Utara, pada Kamis (19/8/2021).
Biaya untuk kepulangan Jalaluddin berhasil dikumpulkan dari keluarga, donasi dari H Uma dan sejumlah dana yang bersumber dari penyumbang lainnya.
Selain kebutuhan biaya untuk pengurusan dokumen, Jamaluddin juga membutuhkan satu unit kursi roda yang kemudian disumbangkan oleh Haji Man, seorang pengusaha yang dikenal cukup dermawan asal Aceh di Malaysia.
Atas usaha Haikal dan Abu Saba yang dikenal cukup gesit dalam pengurusan dokumen TKI di Malaysia, pada tanggal 17 Agustus 2021 Jamaluddin berhasil diterbangkan ke tanah air melalui KLIA airport Malaysia tujuan bandara Kualanamu Medan yang di dampingi oleh Tarmizi Arahman asal Pidie Jaya.
Beberapa kali pemulangan Jamaluddin sempat tertunda karena pengurusan administrasi dan jadwal penerbangan masa Covid-19.
Jamaluddin setiba di tanah air seperti warga negara lainnya sempat menjalani karantina.
Namun karena kondisi kakinya yang semakin memburuk, oleh Satgas Covid-19 Sumatera Utara diizinkan untuk langsung kembali ke Aceh guna melanjutkan pengobatan di sana.
Adalah janji Haji Uma akan membantu pemulangan Jamaluddin sampai ke kampung halamannya di Aceh, senator dapil Aceh itu pun menugaskan Hamdani, staf pribadinya di Aceh secara khusus untuk menjemput Jamaluddin di tempat Karantina Asrama Haji Sumatera Utara Medan, Kamis (19/8/2021). (0l)




