Foto: Focus Taiwan
Indosuara — Dengan melemahnya angin musiman timur laut, cuaca di sekitar Taiwan diperkirakan akan tetap stabil dan menjadi lebih hangat pada hari Sabtu, hari pemilihan presiden dan legislatif, dengan suhu siang hari kemungkinan akan mencapai 26 derajat Celcius, menurut Badan Cuaca Pusat (Central Weather Administration). CWA).
Dikutip dari Focus Taiwan, menurut CWA, suhu tertinggi di Taiwan utara bisa berkisar antara 22 dan 23 derajat, dengan suhu tertinggi di siang hari diperkirakan mencapai 25-26 derajat di Taiwan tengah dan selatan.
Namun CWA memperingatkan adanya kesenjangan suhu yang lebar antara siang dan malam hari. Mereka memperkirakan suhu akan turun hingga 11 derajat di utara dan 13-15 derajat di Taiwan tengah dan selatan pada malam hari, dan mendesak masyarakat untuk tetap menghangatkan diri.
CWA mengatakan dampak seperti itu diperkirakan akan terulang kembali pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari.
Kondisi cuaca yang stabil di Taiwan diperkirakan akan berlanjut hingga Minggu sebelum putaran angin musiman lainnya terjadi pada hari Senin, yang akan menurunkan suhu tertinggi sebesar 3-4 derajat di utara, kata CWA.
Sementara itu, melemahnya sistem angin musiman akan mempersulit penyebaran polutan di udara di Taiwan barat pada hari Sabtu, kata Kementerian Lingkungan Hidup.
Menurut kementerian, kualitas udara diperkirakan “baik” hingga “sedang” di sebagian besar wilayah utara Taiwan, dan kepulauan Penghu pada hari Sabtu.
Namun, indeks kualitas udara diperkirakan akan menunjukkan peringatan “oranye” di sebagian besar Taiwan tengah dan selatan serta kepulauan Kinmen dan Matsu, yang menandakan tingkat tidak sehat untuk kelompok sensitif, kata kementerian tersebut.





