Foto: Taiwan News
Indosuara — Kota Keelung telah menerapkan program “penumpang misterius” untuk memantau layanan dan perilaku pengemudi pada sistem bus umum kota tersebut.
Dikutip dari Taiwan News, sepanjang bulan November, hotline anonim kota tersebut menerima laporan pelanggaran yang dilakukan oleh tiga sopir bus, lapor UDN. Selanjutnya, selain hotline pengaduan, pemerintah kota akan melakukan evaluasi anonim terhadap semua pengemudi bus untuk meningkatkan keselamatan dan kualitas layanan transportasi umum kota.
Pelanggaran yang dilaporkan pada bulan November termasuk pengemudi yang melewatkan halte bus di rute tersebut, dan bersikap tidak baik terhadap penumpang lanjut usia. Dalam contoh lain, seorang pengemudi menutup pintu bus terlalu cepat saat penumpang sedang menaiki bus, sehingga menyebabkan seorang penumpang tertabrak dan terjepit di pintu.
Namun, selain tiga pengaduan yang dilaporkan melalui hotline tersebut, seorang sopir bus bermarga Chou (周) di bus rute 402 dilaporkan oleh seorang komuter karena bersikap penuh perhatian dan baik terhadap penumpang di jalur tersebut. Chou dilaporkan membantu seorang penumpang mabuk yang membutuhkan bantuan, dan bekerja sama dengan polisi setempat untuk memastikan arus lalu lintas yang aman.
Pengemudi bus yang dilaporkan melakukan pelanggaran telah diberi peringatan dan mungkin dirujuk ke konseling kerja untuk memastikan perilaku yang lebih baik di masa depan. Sopir bus bermarga Chou dianugerahi penghargaan oleh Kantor Manajemen Bus Kota Keelung, menurut UDN.
Cheng Wen-peng (鄭文彭), Kepala Operasional Kantor Manajemen Bus, berharap penilaian rutin dan hotline pengaduan akan membantu mengingatkan pengemudi untuk memperhatikan peraturan keselamatan lalu lintas. Program penumpang misterius juga akan mendorong mereka untuk penuh perhatian dan perhatian terhadap para penumpang, terutama para lansia dan mereka yang berkebutuhan khusus, kata Cheng.





