Foto diambil dari CGA Cabang Hengchung.
Kepala CGA Hengchun, Wang Jung-chi (王榮吉) kepada media menyatakan bahwa pada pukul 07.30 hari Rabu, Tim Patroli VIII menerima laporan yang menyebutkan di 4,3 mil laut dari pantai, seorang ABK Filipina di kapal perikanan yang terdaftar di Donggang “Dong Fu” (東○福) diduga mengalami infeksi selulitis parah.
Direktorat Jenderal Penjaga Pantai (CGA) Wilayah Hengchun hari Rabu (11/9) berhasil mengevakuasi Anak Buah Kapal (ABK) migran Filipina berusia 38 tahun yang terinfeksi selulitis di perairan luar selatan Kenting ke rumah sakit.
Evakuasi darurat segera dilakukan dengan mengirimkan kapal PP-3576, ujar Wang, menambahkan bahwa korban yang dalam keadaan sadar dievakuasi ke Rumah Sakit Hengchun Tourism Hospital (HCTH) untuk ditangani lebih lanjut.
Petugas CGA Hengchung mengatakan kepada CNA bahwa penyebab penyakitnya masih belum diketahui.
CGA mengingatkan bahwa jika menghadapi keadaan darurat di laut, masyarakat dapat menghubungi saluran siaga 188 untuk meminta bantuan.
Menurut situs RS Cheng Ching Hospital, selulitis adalah infeksi bakteri pada kulit dan jaringan di bawahnya, yang menyebabkan kulit menjadi merah, bengkak, terasa hangat, dan nyeri saat disentuh, di mana jika tidak segera diobati, selulitis dapat menyebar ke kelenjar getah bening dan aliran darah, yang bisa mengancam jiwa.





