(Sumber Foto : NASC)
Tim NASC di Hualien menyatakan bahwa mereka pada Minggu sore menerima laporan dari Pusat Komando Tugas yang menyebutkan kejadian tersebut terjadi di kapal perikanan Taiwan, Chyuan Liang Fa CT4-2090, yang sedang berada di perairan tenggara Pelabuhan Naha, Okinawa.
Seperti yang dilansir dari CNA, seorang anak buah kapal (ABK) migran Indonesia hari Senin (24/2) dievakuasi di lepas pantai Kabupaten Hualien setelah dilaporkan mengalami ketidaknyamanan yang diduga diakibatkan stroke, kata Korps Layanan Udara Nasional (NASC).
Di kapal itu, kata laporan tersebut, ABK migran Indonesia yang berusia 48 tahun mengalami gejala yang diduga sebagai stroke dan membutuhkan perawatan medis, sehingga mereka mengajukan permintaan evakuasi darurat.
NASC mengerahkan helikopter Black Hawk untuk bertemu kapal tersebut di perairan lepas pantai Hualien, sekitar 70 mil laut dari daratan.
Helikopter lepas landas pada pukul 12.40 siang Senin dan melakukan pengintaian dari ketinggian serta evaluasi risiko berdasarkan kondisi laut dan cuaca sekitar.
Setelah itu, proses evakuasi menggunakan keranjang penyelamat dilakukan, dan pasien berhasil dibawa ke dalam helikopter untuk diterbangkan kembali ke Bandara Hualien.
Selama penerbangan, petugas penyelamat dari penjaga pantai melakukan evaluasi kesadaran pasien, memberikan terapi oksigen, serta memeriksa tanda-tanda vital dan gejala stroke.
Helikopter mendarat di Hualien Baseball Stadium pada pukul 2.25 sore, di mana pasien kemudian dipindahkan ke ambulans untuk dirujuk ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan lebih lanjut.





