Foto: CT WANT
Indosuara β Seorang pria bermarga Liu (ε) berusia 80 tahun yang menderita demensia dan diabetes hilang secara misterius setelah mengendarai sepeda motornya pada tanggal 18 di daerah pegunungan Liujia, Kaohsiung (ι«ιε η²ε±±ε). Keluarganya khawatir dan melapor ke polisi untuk mencari bantuan. Petugas polisi dan pemadam kebakaran segera memulai pencarian secara menyeluruh. Setelah pencarian secara intensif, akhirnya pada hari ke-5 hilangnya, Liu ditemukan di hutan bambu di daerah lubang tanah. Saat ditemukan, Liu lemah karena tidak makan dan minum obat selama beberapa hari. Petugas medis segera membawanya ke rumah sakit.
Dilansir oleh CT WANT, polisi menyatakan bahwa Kantor Polisi Madou menerima laporan dari keluarga Liu pada pukul 10:30 malam tanggal 18, mengatakan bahwa Liu belum kembali hingga sekarang, menyebabkan kekhawatiran besar bagi keluarganya. Setelah menerima laporan tersebut, polisi segera memeriksa rekaman kamera pengawas dan mengidentifikasi bahwa setelah Liu memasuki daerah pegunungan Liujia, dia tidak diketahui keberadaannya.
Polisi dan pemadam kebakaran mendampingi keluarga Liu untuk meninjau rekaman kamera pengawas di setiap persimpangan yang mungkin dilalui Liu dan jalan-jalan kecil berlumpur yang dilalui dengan sepeda motornya. Akhirnya, mereka memusatkan pencarian di daerah pegunungan Daqiu (ε€§δΈε±±ε).

Foto: TVBS
Pada pukul 3:53 sore tanggal 23, petugas polisi dan pemadam kebakaran berteriak, "Ketemu! Ketemu!" Liu ditemukan tergeletak di tanah di hutan bambu. Polisi dan pemadam kebakaran segera memberinya air dan membawanya ke rumah sakit untuk perawatan. Mereka juga memberi tahu keluarga Liu yang menunggu dengan cemas di kantor polisi. Beruntung, setelah mendapatkan perawatan, kondisi Liu berangsur pulih dan saat ini tidak dalam bahaya. Keluarga Liu mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada polisi.
Polisi mengimbau masyarakat bahwa jika menemukan anggota keluarga atau teman yang hilang, mereka harus segera melapor ke polisi. Melalui kerja sama dengan polisi, setiap keluarga bisa hidup dengan aman dan bahagia. Tindakan penyelamatan kali ini tidak hanya menunjukkan efisiensi dan profesionalisme polisi, tetapi juga membuktikan dedikasi polisi dalam melayani masyarakat dengan sepenuh hati.





