Layanan aduan 1955 mengingatkan kepada para pekerja migran asing di Taiwan, termasuk yang berasal dari Indonesia untuk menggunakan jalur resmi ketika hendak mengirim uang ke kampung halaman. Melalui unggahannya di aplikasi LINE, layanan aduan 1955 mengingatkan mengirim uang lewat jalur resmi tentu lebih terjamin dan menjauhkan diri dari potensi terkena penipuan.
"Ingat untuk menggunakan saluran pengiriman uang resmi yang telah mendapatkan persetujuan dari pemerintah ketika mengirimkan uang hasil jerih payah ke rumah agar anda bisa tenang," demikian kata 1955.
Apa sajakah jalur resmi itu? Tentunya bisa lewat bank, atau pelaku usaha yang telah mendapatkan izin usaha penukaran dan pengiriman uang pekerja migran dengan nominal kecil yang diterbitkan oleh Komisi Pengawas Keuangan. Selain itu tentunya perusahaan agensi legal yang menangani layanan penukaran dan pengiriman uang pekerja migran.
Menurut Layanan aduan 1955 penukaran dan pengiriman uang melalui jasa pengiriman uang ilegal memang kedengarannya praktis dan cepat. Apa lagi biaya administrasinya kadang lebih murah, tetapi sebenarnya sangat berisiko. Risiko itu di antaranya pelaku usaha ilegal melarikan diri dan membawa uang anda.
"Dan tanpa disadari anda telah menjadi kaki tangan dalam praktik pencucian uang dan penipuan," ujar 1955.
Salah satu pihak yang telah terpercaya untuk mengirim uang dari Taiwan ke kampung halaman adalah Indosuara. Namun tidak hanya terpercaya mengirim uang di Indosuara juga praktis karena melayani transaksi digital baik melalui [Android](https://play.google.com/store/apps/details?id=com.lionpig.remitkilat) dan [Iphone](https://apps.apple.com/id/app/remit-kilat/id1448147026?fbclid=IwAR1iXlBnKRwVT90MiTlDvOMmGj1056q2vZBKJGtkXkOzg3Aa6CFxc4hqaJ0). Klik untuk mengunduh aplikasinya.





