Foto diambil dari : Focus Taiwan
Tim penjaga pantai dari Taiwan dan Jepang sedang mencari tujuh awak kapal nelayan Taiwan yang terbalik di pantai Jepang pada akhir pekan, dan satu mayat telah ditemukan, kata Administrasi Penjaga Pantai (CGA), Senin.
Kapal Hsin Chang Fa No. 88 berbobot 53 ton, terdaftar di Distrik Ruifang, New Taipei, membawa enam nelayan migran Indonesia dan satu orang Taiwan, dan terlihat oleh helikopter penjaga pantai Jepang pada hari Minggu hanyut terbalik 150 kilometer di utara pulau Ishigaki Jepang, menurut CGA.
Dalam pencarian yang diluncurkan oleh penjaga pantai Jepang, satu mayat ditemukan Senin pagi, dan tim penyelamat dari Taiwan dan Jepang sedang mencari enam orang lainnya yang berada di kapal tersebut, kata CGA.
Pihak berwenang Taiwan mengatakan mereka juga meminta bantuan kapal penangkap ikan lain yang terdaftar di Taiwan di daerah yang sama untuk mencari enam orang yang hilang.
Menurut Dewan Urusan Kelautan Taiwan, "Hsin Chang Fa No. 88" berangkat dari Pelabuhan Perikanan Badouzi di Keelung, Taiwan utara, pada pukul 23:00 27 Februari.
Pada waktu pers, penyelam di kapal penjaga pantai Jepang masih mencari perairan di dekat kapal penangkap ikan naas itu, kata CGA.
Sementara itu, Kantor Perwakilan Ekonomi dan Budaya Taipei di Jepang telah diminta untuk memberikan bantuan yang diperlukan dan tetap berhubungan dengan semua lembaga yang terlibat dalam upaya penyelamatan, menurut kementerian luar negeri Taiwan.





