Foto diambil dari CNA.
Seorang wanita lanjut usia yang melompat ke rel di stasiun kereta api Taichung untuk mengambil uang kertas NT$100 terancam denda maksimal NT$50.000, kata Taiwan Railway Corp. pada hari Rabu 22 April.
Seperti yang dilansir dari CNA, Focus Taiwan, Taiwan Railway mengatakan insiden itu terjadi pada pukul 11:04 pagi hari Rabu, ketika seorang penumpang wanita di peron 1 di Stasiun Taichung melompat ke rel untuk mengambil uang kertas.
Karena tidak dapat kembali naik sendiri, wanita itu ditarik kembali ke peron dengan bantuan penumpang lain, kata pernyataan itu. Polisi sedang menyelidiki insiden tersebut.
Dalam sebuah video yang diunggah di Threads, seorang wanita lanjut usia dengan kacamata hitam dan masker wajah terlihat melihat ke bawah rel untuk memastikan tidak ada kereta yang mendekat, kemudian duduk, dan perlahan-lahan bergeser dari tepi peron hingga menghilang dari pandangan.
"A-ma! Jangan melompat ke sana hanya untuk beberapa dolar, kereta akan datang dalam tiga menit. Untungnya mereka menariknya kembali," tulis seseorang. Berdasarkan Undang-Undang Perkeretaapian, pejalan kaki dan kendaraan yang memasuki jalur kereta api atau area terlarang di stasiun dapat dikenakan denda NT$10.000 hingga NT$50.000, kata Taiwan Railway.
Jika pelanggaran tersebut memengaruhi keselamatan lalu lintas kereta api dan dianggap serius, hukumannya dapat ditingkatkan, katanya.
Dalam kasus di mana barang-barang penumpang jatuh ke rel, mereka harus meminta bantuan dari petugas stasiun dan menahan diri untuk tidak memasuki area rel, yang dapat mengganggu operasi kereta api dan membahayakan keselamatan, kata Taiwan Railway.
Biro Kepolisian Kereta Api mengatakan pihaknya berencana untuk meninjau rekaman video pengawasan dari insiden tersebut, dan setelah mengidentifikasi individu tersebut akan merujuknya ke kementerian transportasi untuk didenda karena pelanggaran Undang-Undang Perkeretaapian.








