Foto diambil dari masyarakat setempat.
Seorang pria berusia 28 tahun di Keelung diduga menikam ibunya hingga tewas sebelum jatuh dari atap gedung apartemen mereka, dan keduanya kemudian dinyatakan meninggal di rumah sakit, kata polisi pada hari Minggu 31 Mei. Insiden itu terjadi Sabtu malam di apartemen keluarga tersebut di Distrik Qidu, Keelung.
Seperti yang dilansir dari Focus Taiwan CNA, polisi mengatakan pria itu marah setelah mengetahui bahwa ibunya yang berusia 59 tahun telah membeli jaket abu-abu untuk kakak laki-lakinya tetapi tidak untuknya, yang memicu pertengkaran yang meningkat menjadi konfrontasi fisik. Selama perselisihan tersebut, pria itu diduga mencekik ibunya dan menyerangnya dengan pisau dapur, menyebabkan beberapa luka di leher, perut, dan tangannya.
Dia kemudian dilaporkan pergi ke atap gedung 12 lantai dan melompat, mengenai kanopi lantai pertama sebelum mendarat di tanah. Putra sulung korban menyaksikan kejadian tersebut dan memberi tahu ayahnya, yang kemudian pulang dan menemukan tersangka masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan, kata polisi.
Petugas tanggap darurat kemudian menemukan wanita itu tergeletak di balkon di dalam apartemen. Keduanya dibawa ke Rumah Sakit Memorial Keelung Chang Gung, di mana mereka dinyatakan meninggal meskipun upaya pertolongan pertama telah dilakukan. Polisi mengamankan lokasi kejadian dan mengumpulkan bukti, sementara jaksa dan pemeriksa forensik melakukan otopsi pada hari Minggu untuk menentukan penyebab pasti kematian.
Menurut polisi, pria itu memiliki riwayat perselisihan dengan ibunya. Tetangga mengatakan keluarga berempat itu telah tinggal di gedung tersebut selama lebih dari satu dekade dan menggambarkan orang tua mereka sebagai orang yang ramah dan sopan. Mereka mengatakan mereka tidak mengetahui adanya konflik keluarga yang serius dan terkejut dengan kejadian tersebut.





