2024-11-01

CDC Peringatkan Masyarakat Terkena Melioidosis Setelah Taifun

CDC Peringatkan Masyarakat Terkena Melioidosis Setelah Taifun

Foto diambil dari CNA.

Pusat Pengendalian Penyakit Taiwan (CDC), Selasa (29/10), mendesak masyarakat untuk waspada terhadap risiko melioidosis seiring mendekatnya Taifun Kong-rey ke Taiwan, dan menyarankan bagi mereka yang memiliki penyakit kronis untuk tetap di dalam ruangan selama periode taifun.

Taifun Kong-rey diperkirakan akan melintasi Taiwan antara Kamis (30/10) hingga Jumat (1/11), kemungkinan mendarat di pantai timur pulau tersebut, menurut Direktorat Jenderal Cuaca Pusat.

Dikarenakan risiko terkena melioidosis, CDC mendesak masyarakat, terutama orang-orang dengan penyakit kronis, untuk tetap di dalam ruangan dan menghindari keluar rumah selama periode Taifun, kata Wakil Direktur Jenderal CDC Lo Yi-chun (羅一鈞) dalam sebuah konferensi pers.

"Ketika berada di dalam ruangan, orang harus menjaga pintu dan jendela mereka tetap tertutup rapat untuk mencegah bakteri yang berada di udara masuk dan menyebabkan infeksi pernapasan," kata Lo, juga merekomendasikan agar orang-orang memakai masker di dalam ruangan untuk mencegah melioidosis.

Melioidosis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Burkholderia pseudomallei.

Dengan masa inkubasi antara beberapa jam hingga 21 hari, penyakit ini dapat menginfeksi individu melalui luka yang terpapar tanah atau air terkontaminasi, atau dengan menghirup debu, tanah, atau tetesan air yang terkontaminasi, menurut CDC.

Wabah melioidosis pasca-Taifun sering terjadi karena Burkholderia pseudomallei dapat terbawa keluar dari tanah akibat hujan deras atau tersebar melalui angin kencang, jelas CDC.

Seperti yang dilansir dari CNA, meskipun beberapa individu mungkin tidak menunjukkan gejala setelah terinfeksi bakteri tersebut, yang lain dapat mengalami gejala seperti demam, sakit kepala, atau nyeri dada dan memerlukan pengobatan antibiotik, menurut pernyataan CDC.

Orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah, seperti penderita diabetes, kanker, atau pasien dialisis, sangat rentan terhadap komplikasi melioidosis yang parah seperti pneumonia, ensefalitis, dan sepsis, kata Lo sebelumnya.

CDC juga melaporkan tiga kasus baru melioidosis lokal di Kaohsiung pekan lalu, termasuk satu kematian.

Ketiga kasus tersebut melibatkan pasien dari usia 40-an hingga 70-an dengan riwayat penyakit kronis seperti diabetes atau penyakit ginjal kronis.

Hingga hari Selasa, terdapat 101 kasus melioidosis di Taiwan tahun ini, dengan 20 kematian, tertinggi dalam periode yang sama dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, menurut CDC.

Dari kasus-kasus tersebut, 69 berkembang setelah Taifun Gaemi mendarat di Taiwan pada 25 Juli, dan enam lainnya terjadi setelah Taifun Krathon pada 3 Oktober, ujar CDC.

Ayuk belanja kebutuhan sehari-hari Anda di Indosuara!

Lihat Lebih Banyak

25NT

SKIN CARE 保養品

100NT

SKIN CARE 保養品

90NT

SKIN CARE 保養品

Berita Terbaru Lainnya

PMI Kaburan di Zhongli Ditangkap Setelah Mencoba Kabur

Foto diambil dari otoritas setempat. Seorang pekerja migran hilang kontak atau kaburan ditangkap saat melarikan diri ketika melihat polisi yang sedang berpatroli di Distrik Zhongli, Taoyuan pada Rabu 6 April. Kantor Polisi Zhongli mengatakan petugas patroli sekitar pukul 5 sore menemukan seorang p...

PMI Kerja Jaga Lansia Malah diminta Bersih-Bersih Hingga Jatuh dari Lantai 2

Foto diambil dari SBIPT. Seorang pekerja migran Indonesia (PMI) harus menanggung kesakitan saat berbaring di rumah sakit selama sepekan, setelah terjatuh dari lantai 2 rumah majikannya saat membersihkan jendela, meskipun pekerjaannya seharusnya hanya merawat lansia, kata Ketua Serikat Buruh Industr...

PCINU Taiwan : Nikah di Luar KDEI Tidak Sah Secara Negara

Foto diambil dari KDEI. Ramai diberitakan media sosial TikTok bahwa ada penghulu yang berstatus sebagai pekerja migran Indonesia (PMI) yang mengatakan dirinya bisa menikahkan pasangan Indonesia dan mengadakan pernikahan di Taiwan, sekaligus mendapatkan surat pernikahan resmi dari Kantor Urusan Agam...

Baru Kerja 1 Bulan, ABK Indonesia Tewas Tercebur di Pelabuhan Changtanli

Foto diambil dari dokumen istimewa. Seorang anak buah kapal (ABK) migran asal Indonesia tewas terjatuh ke laut di Pelabuhan Perikanan Changtanli, Kota Keelung pada Selasa malam 5 Mei saat menelepon istrinya. Seperti yang dilansir dari CNA, Fokus Taiwan Indonesia, Penjaga Pantai di pelabuhan terseb...