2023-09-19

Buat SIM Terlampau Mudah, Dianggap Pemicu Tingginya Kecelakaan di Taiwan

Foto: RTI

Indosuara - Untuk mendapatkan SIM di Taiwan dianggap terlalu mudah, hal ini pun dianggap salah satu tingginya kecelakaan di Taiwan.

Mengutip RTI, tingkat kelulusan ujian untuk mendapatkan SIM mobil lebih dari 60 persen, sedangkan untuk sepeda motor mendekati 50 persen.

Anggapan ini pun lantas membuat Kementerian Perhubungan di Taiwan (MOTC) mereformasi regulasi penerbitan SIM.

Baru-baru ini, pada 15 September, Kementerian akan merevisi beberapa aturan, seperti "Peraturan Keselamatan Berkendara", "Metode Pelatihan Keselamatan BErkendara", serta "Standar Penanganan Pelanggaran Lalu Lintas".

Tak hanya itu, ada juga peraturan untuk masa berlaku SIM yang singkat bagi siapa saja yang memiliki catatan pelanggaran serius.

Seberapa pendek masa berlaku SIM untuk orang yang memiliki catatan buruk, akan tergantung pada seberapa berat pelanggaran yang dilakukan.

Pengemudi yang punya catatan buruk juga harus mengikuti kursus keselamatan lalu lintas selama tiga jam dan menyelesaikan pembayaran denda.

Rencananya hal tersebut akan diberlakukan pada 1 Maret 2024.

Ayuk belanja kebutuhan sehari-hari Anda di Indosuara!

Lihat Lebih Banyak

350NT

MAKE UP KOSMETIK 化妝品SKIN CARE 保養品

360NT

MAKE UP KOSMETIK 化妝品SKIN CARE 保養品

360NT

MAKE UP KOSMETIK 化妝品SKIN CARE 保養品

160NT

MAKE UP KOSMETIK 化妝品SKIN CARE 保養品

Berita Terbaru Lainnya

Rayap Diduga Penyebab Ledakan Trotoar di Banqiao, New Taipei

(Foto diambil dari pejabat setempat). Ledakan yang membelah trotoar dan menerbangkan puing-puing ke udara di sebuah jalan di Distrik Banqiao, New Taipei, pada hari Selasa 14 April, disebabkan oleh rayap yang menggigit kabel tegangan tinggi, kata pihak berwenang setempat. Seperti yang dilansir dar...

Pendaftaran Penghargaan Sastra Taiwan untuk Pekerja Migran Telah Dibuka

Penghargaan Sastra Taiwan untuk Migran membuka pendaftaran dengan acara pers di Taipei pada hari Selasa. (Foto diambil dari CNA). Penghargaan Sastra Taiwan untuk Pekerja Migran dibuka pendaftaran pada hari Selasa 14 April, mengundang pekerja migran, imigran baru, dan anak-anak mereka untuk berbag...

Dua Hari Kerja di Pabrik Langsung di-PHK, Padahal Sudah Bayar Job NT$70.000

Foto diambil dari GANAS. Seorang pekerja migran Indonesia (PMI) di Taoyuan mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) setelah dua hari bekerja di pabrik dengan alasan tidak mampu memenuhi target produksi, meskipun sebelumnya telah membayar "biaya job" (pekerjaan) sebesar NT$70.000 kepada agensi. Saa...