Foto diambil dari CGA.
Badan Administrasi Penjaga Pantai pada hari Senin 20 April mengevakuasi seorang anak buah kapal (ABK) migran Indonesia di kapal perikanan Kabupaten Pingtung, setelah ia diduga tersedak tulang bebek usai makan.
Seperti yang dilansir dari CNA, Fokus Taiwan Indonesia, Armada Lepas Pantai Hengchun CGA dalam sebuah rilis pers mengatakan mereka pada Senin pukul 14.18 menerima laporan yang diteruskan dari stasiun radio perikanan Donggang tentang sebuah insiden di kapal Chang Yi No. 368 yang sedang beroperasi di perairan sekitar 8,1 mil laut barat daya Desa Fangshan, Pingtung.
Menurut laporan, seorang ABK asal Indonesia diduga tersedak tulang bebek setelah makan, sehingga mengalami ketidaknyamanan fisik dan membutuhkan bantuan medis segera. Mereka segera mengerahkan kapal patroli 3559 yang sedang bertugas.
Pada pukul 15.09, kapal 3518 berhasil menjemput pasien dan pendampingnya di perairan sekitar 4 mil laut lepas pantai Fangliao, lalu segera kembali ke pelabuhan. Berdasarkan pengamatan awal petugas, sang ABK menunjukkan gejala seperti bibir pucat, kesadaran menurun, dan kelemahan pada anggota tubuh, sehingga pihak di daratan segera diberi tahu untuk menyiapkan tim medis.
Pada pukul 15.21, setelah tiba dengan selamat di pelabuhan, pasien segera diserahkan kepada petugas medis untuk dibawa ke Rumah Sakit Fangliao guna mendapatkan perawatan lanjutan.








