Foto: Focus Taiwan
Indosuara β Topan Koinu, yang terletak di ujung selatan Taiwan pada Kamis pagi, telah melukai 190 orang sejak Rabu sore dan menyebabkan 62.381 rumah dan tempat usaha masih tanpa aliran listrik, menurut otoritas setempat.
Dikutip Dari Focus Taiwan, di antara 190 orang yang terluka adalah tujuh pengendara motor dan pengendara skuter di Kabupaten Chiayi yang menabrak pohon tumbang, tertimpa pohon tumbang, atau terjatuh saat mengendarai skuter karena angin kencang, menurut pusat operasi darurat Chiayi.
Dua orang di antaranya masih dirawat di rumah sakit karena cedera kepala dan bahu hingga Kamis pagi.
Banyak papan nama terlihat tersebar di sepanjang jalan raya di Kabupaten Pingtung, di mana angin juga mengangkat atap logam ke udara dan keluar dari sisi bangunan berlantai empat. Sementara itu, dua pengendara skuter lainnya di Kaohsiung juga mengalami cedera anggota badan pada Kamis pagi setelah tertimpa dahan pohon yang tumbang dan terjatuh dari skuter mereka, menurut polisi Kaohsiung.
Di daerah pulau lepas pantai Penghu, seorang penduduk juga dirawat di rumah sakit setelah tertimpa pohon tumbang, menurut Biro Pemadam Kebakaran Penghu.
Angin kencang yang dibawa oleh Topan Koinu juga merobohkan deretan tiang listrik di Kabupaten Pingtung, Taiwan selatan, yang terkena dampak terberat dari topan tersebut.
Banyak papan nama terlihat tersebar di sepanjang jalan raya dan jalan-jalan di tujuan wisata populer Kenting, di mana angin juga mengangkat atap logam ke udara dan keluar dari sisi bangunan empat lantai.
Menurut Taiwan Power Co. (Taipower) yang dikelola pemerintah, topan tersebut menyebabkan 174.459 rumah tangga tanpa aliran listrik pada satu titik. Meskipun listrik telah pulih di sebagian besar rumah tangga, 62.381 di antaranya masih belum mendapat aliran listrik hingga Kamis pagi.
Topan Koinu juga mengganggu lalu lintas udara dan laut sehingga memaksa pembatalan dan penundaan 42 penerbangan internasional dan 182 penerbangan domestik.
Layanan feri antara Taiwan dan pulau-pulau sekitarnya serta layanan feri lintas selat juga terganggu oleh Topan Koinu, dengan 136 layanan di 15 rute ditangguhkan pada hari Kamis, menurut Biro Pelabuhan Maritim




