2022-08-26

Taiwan Akan Meningkatkan Jumlah Pekerja Migran Pertanian Menjadi 6.000

Foto diambil dari : Taiwan News

Kementerian Tenaga Kerja (MOL) Taiwan telah menyetujui proposal untuk meningkatkan jumlah pekerja pertanian migran menjadi 6.000.

Karena industri pertanian Taiwan telah berjuang dengan kekurangan tenaga kerja, MOL telah setuju untuk memperkenalkan lebih banyak pekerja migran ke Taiwan. Paul Su (蘇裕國), kepala Divisi Manajemen Tenaga Kerja Lintas Batas Badan Pengembangan Tenaga Kerja di bawah MOL, mengatakan bahwa keputusan untuk menaikkan jumlah menjadi 6.000 dibuat selama pertemuan baru-baru ini, CNA melaporkan.

Jumlah pekerja migran pertanian yang diizinkan dimulai pada 800 pada tahun 2020 dan meningkat menjadi 2.400 pada awal tahun ini. Sektor-sektor yang terbuka bagi pekerja migran tetap tidak berubah dan termasuk anggrek, jamur yang dapat dimakan, sayuran, peternakan kecuali peternakan sapi perah, peternakan ikan, dan pekerjaan pertanian.

Namun, Su menambahkan bahwa keputusan itu dibuat dengan satu peringatan: Dewan Pertanian harus mengawasi bagaimana pengusaha pertanian mengelola pekerja migran mereka, yang memiliki persentase lebih tinggi untuk tidak ditemukan.

Ayuk belanja kebutuhan sehari-hari Anda di Indosuara!

Lihat Lebih Banyak

220NT

HOME PLUSDAPUR 厨房

599NT

HOME PLUSDAPUR 厨房

699NT

HOME PLUSDAPUR 厨房

299NT

HOME PLUSDAPUR 厨房

Berita Terbaru Lainnya

KDEI Resmikan pembayaran paspor lewat seluruh Mini Market di Taiwan

Foto-foto dokumentasi Indosuara dan CNA. Dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari perusahaan, organisasi kemasyarakatan, serta diaspora Indonesia di Taiwan, Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei meresmikan Sistem Pembayaran Digital Paspor KDEI melalui pembayaran paspor dari minimarket di ...

PMI Taipei Dobel Job, Jaga Ama dan Kerja Jadi Petani

Sumber Foto diambil dari CNA. Lia (nama samaran datang ke Taiwan sejak bulan Juni 2025 dengan kontrak kerja sebagai perawat orang tua. Namun, selama 7 bulan bekerja, selain menjaga nenek, ia juga dipekerjakan di kebun. Seperti yang dilansir dari CNA, Lia mengatakan, ia bekerja di Muzha, Taipei. ...

MOL Ungkap Hambatan Bahasa Jadi Tantangan Utama Majikan dan PMA

Foto diambil dari CNA. Kementerian Tenaga Kerja Taiwan (MOL) melalukan survei tentang pekerja migran pada tahun 2025, yang menunjukkan kenaikan gaji baik untuk pekerja maupun perawat, namun hambatan bahasa tetap menjadi tantangan utama yang dihadapi para pemberi kerja atau majikan. Seperti yang di...