2024-10-29

Sebanyak 60 Orang Keracunan Makanan Kotak di Kaohsiung

Foto diambil dari Departemen Kesehatan Kaohsiung.

Dalam sebuah pernyataan, departemen kesehatan tersebut mengatakan telah menerima laporan rumah sakit pertama pada Kamis tentang tiga pasien yang jatuh sakit dengan gejala muntah, diare dan demam setelah makan makanan kotak yang dibeli dari sebuah restoran kecil di Distrik Sanmin kota tersebut pada hari sebelumnya.

Sejak Kamis (24/10), 60 orang di Kaohsiung telah melaporkan gejala keracunan makanan setelah membeli makanan dari sebuah kedai makanan kotak di Kaohsiung, kata Departemen Kesehatan kota tersebut pada Sabtu.

Setelah laporan pertama tersebut, beberapa rumah sakit di Kaohsiung melaporkan pasien yang mengalami gejala serupa setelah membeli makan siang dari kedai tersebut pada Rabu, kata departemen kesehatan tersebut pada Sabtu.

Seperti yang dilansir dari CNA, hingga Jumat, jumlah pelanggan dengan dugaan keracunan makanan telah meningkat menjadi 60, kata departemen tersebut, menambahkan bahwa 46 di antaranya telah menerima perawatan medis, sementara 14 lainnya ditemukan melalui pelacakan kontak.

Tujuh dari 46 pasien telah dirawat di rumah sakit, dan satu orang berada di ruang gawat darurat, kata departemen tersebut.

Menurut pernyataan tersebut, sebanyak 29 siswa dari Kaohsiung Medical University termasuk di antara pelanggan yang membeli makan siang dari kedai tersebut pada Rabu, dan 20 di antaranya harus mendapatkan perawatan medis.

Pada Kamis, para pejabat kota memeriksa kedai makanan kotak tersebut dan memerintahkan penutupan selama tujuh hari, dengan alasan beberapa pelanggaran terhadap peraturan keamanan pangan. Pelanggaran tersebut mencakup tempat sampah terbuka, tidak adanya catatan suhu lemari pendingin, serta tidak adanya catatan pemeriksaan kesehatan karyawan, kata departemen kesehatan tersebut.

Meskipun tidak ada sisa dari 410 makanan kotak yang dijual pada Rabu untuk diuji, para pejabat kesehatan mengambil sampel dari makanan di kedai tersebut pada Kamis, kata departemen kesehatan tersebut.

Sampel juga diambil dari pelanggan yang sakit dan pekerja dapur di kedai tersebut untuk diuji patogen, tambahnya. Rumah makan tersebut harus lulus inspeksi ulang sebelum diizinkan untuk beroperasi kembali, menurut departemen kesehatan tersebut.

Ayuk belanja kebutuhan sehari-hari Anda di Indosuara!

Lihat Lebih Banyak

Berita Terbaru Lainnya

KDEI Resmikan pembayaran paspor lewat seluruh Mini Market di Taiwan

Foto-foto dokumentasi Indosuara dan CNA. Dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari perusahaan, organisasi kemasyarakatan, serta diaspora Indonesia di Taiwan, Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei meresmikan Sistem Pembayaran Digital Paspor KDEI melalui pembayaran paspor dari minimarket di ...

PMI Taipei Dobel Job, Jaga Ama dan Kerja Jadi Petani

Sumber Foto diambil dari CNA. Lia (nama samaran datang ke Taiwan sejak bulan Juni 2025 dengan kontrak kerja sebagai perawat orang tua. Namun, selama 7 bulan bekerja, selain menjaga nenek, ia juga dipekerjakan di kebun. Seperti yang dilansir dari CNA, Lia mengatakan, ia bekerja di Muzha, Taipei. ...

MOL Ungkap Hambatan Bahasa Jadi Tantangan Utama Majikan dan PMA

Foto diambil dari CNA. Kementerian Tenaga Kerja Taiwan (MOL) melalukan survei tentang pekerja migran pada tahun 2025, yang menunjukkan kenaikan gaji baik untuk pekerja maupun perawat, namun hambatan bahasa tetap menjadi tantangan utama yang dihadapi para pemberi kerja atau majikan. Seperti yang di...