11 hours ago

PMI di New Taipei Sakit Ginjal dan Paru-Paru, Sempat Tak Sadarkan Diri dan Masuk ICU Selama 12 Hari

Foto dokumentasi Indosuara.

Rosijah pertama kalinya datang ke Taiwan sebagai perawat lansia di Distrik Xinzhuang, New Taipei. Ia telah bekerja selama setahun dan baru menyelesaikan potongan cicilan agensi. Tak disangka, memasuki tahun kedua, pada akhir Februari, ia batuk-batuk selama sekitar satu bulan, terangnya.

Rosijah, pekerja migran Indonesia (PMI) asal Banten ini diduga mengalami gagal ginjal akut dan paru-paru berair, dengan sempat masuk unit perawatan intensif (ICU) selama 12 hari setelah tak sadarkan diri dan diantar majikannya ke rumah sakit di New Taipei, ungkapnya saat diwawancarai Indosuara dan CNA.

Ia pun tak menyangka jika sakit yang dikiranya flu biasa itu membuat wajah dan kakinya bengkak, dan tubuhnya melemah hingga tak bisa berjalan. Sang majikan pun membawanya ke Fu Jen Catholic Hospital di Xinzhuang dengan menggunakan kursi roda.

Sampai di rumah sakit, Rosijah mengatakan, ia sempat tak sadarkan diri dan tiba-tiba harus dioperasi untuk mengeluarkan cairan dari dalam paru-parunya, karena jika tidak akan membahayakan hidupnya, tutur Rosijah menirukan pernyataan dokternya.

Setelah dioperasi, Rosijah harus berbaring di ICU selama 12 hari, sebelum tersadar pada 29 Maret dan sempat dirawat di rumah sakit selama 1 minggu. Saat ditanya siapa yang membiayai rumah sakitnya, ia mengatakan sementara ini majikan dan agensi yang bertanggung jawab membiayai.

Rosijah tak bisa mengatakan dengan jelas ia mengidap penyakit apa. Ia hanya mengutarakan dokternya menyebut gagal ginjal akut dan paru-paru kemasukan air, bahkan menyarankan agar Rosijah ketika menikah, tidak usah punya anak karena ada masalah rahim.

Rosijah masih dirawat di mes agensinya di Xinzhuang. Dan ia mengatakan dirinya memilih pulang ke tanah air.

Sementara itu, Fajar, ketua Gabungan Tenaga Kerja Bersolidaritas (GANAS) COMMUNITY dan Serikat Buruh Industri Perawatan Taiwan (SBIPT) di mana Indosuara mendapatkan informasi mengenai kondisi Rosijah, mengatakan pihaknya berharap agar sang PMI bisa pulih secepatnya.

Fajar mengimbau PMI yang mempunyai masalah seputar ketenagakerjaan atau ingin membantu Rosijah untuk dapat menghubungi GANAS COMMUNITY di nomor 0931068550 atau melalui surel ganascommunity888@gmail.com.

Ayuk belanja kebutuhan sehari-hari Anda di Indosuara!

Lihat Lebih Banyak

130NT

MAKE UP KOSMETIK 化妝品SKIN CARE 保養品

100NT

PARFUM 香水MAKE UP KOSMETIK 化妝品SKIN CARE 保養品

80NT

MAKE UP KOSMETIK 化妝品SKIN CARE 保養品

Berita Terbaru Lainnya

Rayap Diduga Penyebab Ledakan Trotoar di Banqiao, New Taipei

(Foto diambil dari pejabat setempat). Ledakan yang membelah trotoar dan menerbangkan puing-puing ke udara di sebuah jalan di Distrik Banqiao, New Taipei, pada hari Selasa 14 April, disebabkan oleh rayap yang menggigit kabel tegangan tinggi, kata pihak berwenang setempat. Seperti yang dilansir dar...

Pendaftaran Penghargaan Sastra Taiwan untuk Pekerja Migran Telah Dibuka

Penghargaan Sastra Taiwan untuk Migran membuka pendaftaran dengan acara pers di Taipei pada hari Selasa. (Foto diambil dari CNA). Penghargaan Sastra Taiwan untuk Pekerja Migran dibuka pendaftaran pada hari Selasa 14 April, mengundang pekerja migran, imigran baru, dan anak-anak mereka untuk berbag...

Dua Hari Kerja di Pabrik Langsung di-PHK, Padahal Sudah Bayar Job NT$70.000

Foto diambil dari GANAS. Seorang pekerja migran Indonesia (PMI) di Taoyuan mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) setelah dua hari bekerja di pabrik dengan alasan tidak mampu memenuhi target produksi, meskipun sebelumnya telah membayar "biaya job" (pekerjaan) sebesar NT$70.000 kepada agensi. Saa...