2024-08-09

Pemilik Kapal Ikan Taiwan Akhirnya Bayar Gaji ABK, Alasannya Tak Punya Uang

Foto ilustrasi diambil dari CNA.

Seorang pemilik kapal penangkap ikan Taiwan "You Fu" hari Rabu (7/8) mengatakan bahwa ia menunda pembayaran gaji sepuluh Anak Buah Kapal (ABK) Indonesia yang bekerja di kapalnya selama 11 hingga 15 bulan karena ia tidak memiliki uang.

Pemilik kapal ikan tersebut, yang bermarga Huang (皇), mengatakan kepada CNA bahwa ia tidak bermaksud untuk tidak membayarkan gaji para ABK secara sengaja, melainkan karena ia tidak memiliki uang.

Kepada CNA Huang menjelaskan bahwa sedari awal memang sudah ada kesepakatan bahwa gaji para ABK tersebut tidak akan dikirimkan setiap bulan, karena ia merasa itu merepotkan.

Oleh karena itu, kata Huang, ia berencana untuk menunggu para ABK sampai ke Taiwan terlebih dahulu, dan baru memberikan gaji mereka setelah hasil tangkapan mereka terjual.

Ia juga menambahkan bahwa ia sudah berencana untuk menyerahkan gaji mereka pada hari Rabu, namun ia tidak dapat menemukan mereka, sehingga ia mengganti perencanaannya ke hari Kamis.

Saat dikonfirmasi oleh CNA, Hsueh Po-yuan (薛博元), Kepala Divisi Tenaga Kerja Perikanan FA, mengatakan bahwa per hari Kamis gaji mereka telah dibayarkan.

Hal ini terjadi setelah FA memerintahkan pemilik kapal tersebut untuk melunasi semua pembayaran gaji kepada para ABK pada hari Jumat, menurut Hsueh.

Ayuk belanja kebutuhan sehari-hari Anda di Indosuara!

Lihat Lebih Banyak

249NT

MAKE UP KOSMETIK 化妝品SKIN CARE 保養品SCARLETT

249NT

MAKE UP KOSMETIK 化妝品SKIN CARE 保養品SCARLETT

25NT

Berita Terbaru Lainnya

KDEI Resmikan pembayaran paspor lewat seluruh Mini Market di Taiwan

Foto-foto dokumentasi Indosuara dan CNA. Dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari perusahaan, organisasi kemasyarakatan, serta diaspora Indonesia di Taiwan, Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei meresmikan Sistem Pembayaran Digital Paspor KDEI melalui pembayaran paspor dari minimarket di ...

PMI Taipei Dobel Job, Jaga Ama dan Kerja Jadi Petani

Sumber Foto diambil dari CNA. Lia (nama samaran datang ke Taiwan sejak bulan Juni 2025 dengan kontrak kerja sebagai perawat orang tua. Namun, selama 7 bulan bekerja, selain menjaga nenek, ia juga dipekerjakan di kebun. Seperti yang dilansir dari CNA, Lia mengatakan, ia bekerja di Muzha, Taipei. ...

MOL Ungkap Hambatan Bahasa Jadi Tantangan Utama Majikan dan PMA

Foto diambil dari CNA. Kementerian Tenaga Kerja Taiwan (MOL) melalukan survei tentang pekerja migran pada tahun 2025, yang menunjukkan kenaikan gaji baik untuk pekerja maupun perawat, namun hambatan bahasa tetap menjadi tantangan utama yang dihadapi para pemberi kerja atau majikan. Seperti yang di...