2022-10-10

Jubah Hitam, Band PMI Pertama yang Tampil di Taiwan Death Fest 2022

Poster Jubah Hitam tampil di Taiwan Death Fest 2022 (Dok. Taiwan Death Fest)

**Indosuara **- Band metal Jubah Hitam yang anggotanya adalah para pekerja migran di Taiwan akan tampil pada festival musik metal tahunan Taiwan Death Fest di Taipei pada 30 Oktober 2022.

“Jubah Hitam menjadi band metal Indonesia pertama sekaligus band pekerja migran pertama yang tampil dalam festival tersebut,” dalam keterangan resmi Indonesia-Taiwan Pop Bureau yang diterima Indosuara pada Senin, di Taipei.

Jubah Hitam terdiri dari David (gitar), Robby (vokal), Andy Rizky (gitar), Dion (bass), dan Feri (drum) yang berprofesi sebagai pekerja pabrik di Chiayi, serta seorang mahasiswa Indonesia yang bersekolah di Taiwan, Haritsyah (squencer, synthesizer).

Sejak terbentuk hingga sekarang, Jubah Hitam telah memiliki tujuh lagu yang sudah direkam dan dirilis secara digital di sejumlah platform pemutar musik seperti Spotify. Beberapa lagu yang menjadi andalannya adalah Tirakat, Sakartul, dan Kafir.

Berbeda dengan stigma musik metal yang identik dengan lirik gelap dan setan, Jubah Hitam justru menulis lirik-liriknya dengan mengusung nilai agam dan kebaikan. Seperti mengajak pendengarnya untuk tidak terjebak dengan nafsu duniawi.

Tak hanya itu liriknya juga mengajak para pendengarnya untuk tetap istiqomah dalam menjalankan kewajiban sebagai orang beragama meski menjadi minoritas di Taiwan.

Tampilnya Jubah Hitam dalam festival bergengsi ini telah membuktikan kemampuan mereka dalam bermusik dan konsistensi mereka dalam berkarya, meski mereka berstatus sebagai pekerja migran yang memilki jadwal kerja yang padat dan hari libur yang tak banyak.

Sebagai musisi yang berstatus sebagai pekerja migran, Jubah Hitam memang memiliki beberapa tantangan untuk tetap kosnisten berkarya. Seperti sulitnya menyesuaikan jadwal latihan karena padatnya jadwal kerja dan para personelnya yang tinggal berjauhan.

Tampil di Taiwan Death Fest 2022 memang menjadi satu pencapaian mereka sebagai band Indonesia yang berbasis di Taiwan. Namun, ini bukan panggung pertama mereka. Sebelumnya, Jubah Hitam juga dua kali tampil di acara musik tahunan Tainan MayJam di Tainan atau manggung di sejumlah perhelatan yang digagas oleh komunitas Indonesia di Taiwan.

Selain Jubah Hitam, sejumlah band metal Taiwan juga direncanakan tampil. Di antaranya unit slamming brutal death metal, Fatuous Rump, unit grindcore lokal, Ashen, band death-core Diepression, dan sejumlah nama lain seperti Ashen, Desecration, hingga Fleur Artificielle.

Festival Taiwan Death Fest dimulai sejak 2015 dan menjadi festival penting untuk komunitas metal di Taiwan. Festival ini juga kerap menampilkan band metal dari luar negeri seperti dari Jepang, Singapura, dan Eropa.

Ayuk belanja kebutuhan sehari-hari Anda di Indosuara!

Lihat Lebih Banyak

120NT

PARFUM 香水HOME PLUS

55NT

PARFUM 香水HOME PLUS

190NT

PARFUM 香水HOME PLUS

Berita Terbaru Lainnya

KDEI Resmikan pembayaran paspor lewat seluruh Mini Market di Taiwan

Foto-foto dokumentasi Indosuara dan CNA. Dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari perusahaan, organisasi kemasyarakatan, serta diaspora Indonesia di Taiwan, Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei meresmikan Sistem Pembayaran Digital Paspor KDEI melalui pembayaran paspor dari minimarket di ...

PMI Taipei Dobel Job, Jaga Ama dan Kerja Jadi Petani

Sumber Foto diambil dari CNA. Lia (nama samaran datang ke Taiwan sejak bulan Juni 2025 dengan kontrak kerja sebagai perawat orang tua. Namun, selama 7 bulan bekerja, selain menjaga nenek, ia juga dipekerjakan di kebun. Seperti yang dilansir dari CNA, Lia mengatakan, ia bekerja di Muzha, Taipei. ...

MOL Ungkap Hambatan Bahasa Jadi Tantangan Utama Majikan dan PMA

Foto diambil dari CNA. Kementerian Tenaga Kerja Taiwan (MOL) melalukan survei tentang pekerja migran pada tahun 2025, yang menunjukkan kenaikan gaji baik untuk pekerja maupun perawat, namun hambatan bahasa tetap menjadi tantangan utama yang dihadapi para pemberi kerja atau majikan. Seperti yang di...