2023-10-10

Jam Kerja di Taiwan Peringkat Keenam Terlama di Dunia

Foto: Focus Taiwan

Indosuara — Taiwan mencatat rata-rata jam kerja terpanjang keenam di antara 39 negara di seluruh dunia pada tahun 2022. Hal ini menurut laporan tentang tenaga kerja internasional yang dirilis oleh Kementerian Tenaga Kerja (MOL) belum lama ini.

Dikutip dari Focus Taiwan, laporan tersebut menunjukkan rata-rata jam kerja tahunan pekerja di Taiwan mencapai 2.008 jam pada tahun 2022, setelah Kolombia 2.381 jam, Meksiko 2.355 jam, Singapura 2.293 jam, Kosta Rika 2.242 jam, dan Chile 2.026 jam.

Dibandingkan dengan negara-negara Asia lainnya, jam kerja tahunan Taiwan lebih pendek dibandingkan Singapura, namun lebih lama dibandingkan Korea Selatan yaitu 1.904 jam (No. 8 di antara 39) dan Jepang 1.626 jam (No. 18 di antara 39), menurut data MOL.

MOL mengumpulkan data di 39 negara setelah membandingkan statistik yang dikumpulkan oleh Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan, Organisasi Buruh Internasional, angka-angka yang diberikan oleh laporan Angkatan Kerja di Singapura, dan data dari masing-masing negara sebelum laporan tersebut diterbitkan.

Rata-rata jam kerja Taiwan pada tahun 2022 naik sedikit dari 2.000 jam kerja pada tahun 2021, menandai peningkatan pertama dalam delapan tahun, kata MOL. Namun, dibandingkan tahun 2012, angka di Taiwan turun 133 jam dari 2.141 jam, tambah MOL.

Berbicara kepada CNA, Huang Wei-chen (黃維琛), direktur Departemen Standar Tenaga Kerja dan Kesetaraan Ketenagakerjaan MOL, mengatakan pada hari Sabtu bahwa angka yang lebih rendah pada tahun 2021 terjadi karena pasar kerja lokal terdampak oleh meningkatnya pandemi COVID-19, yang merugikan konsumsi domestik dan mengakibatkan perampingan usaha di industri penginapan dan makanan/minuman, industri ritel dan grosir, dengan banyak perusahaan yang merumahkan karyawannya.

Namun pada tahun 2022, karena meredanya kekhawatiran terhadap penyebaran COVID-19, industri-industri yang berorientasi pada permintaan domestik ini secara bertahap kembali normal dan menaikkan jam kerja mereka, kata Huang.

Sebelum peningkatan pada tahun 2022, rata-rata jam kerja per tahun di Taiwan telah turun secara bertahap sejak tahun 2014, ketika angkanya mencapai 2.135 jam, menurut MOL.

Mengacu pada peringkat Taiwan yang menduduki peringkat keenam untuk jam kerja tahunan pada tahun 2022, Huang mengatakan, angka yang relatif tinggi tersebut terjadi karena jumlah pekerja paruh waktu di negara tersebut hanya berjumlah 3,5 persen dari total angkatan kerja.

Di antara 39 negara, Amerika Serikat, negara dengan ekonomi terbesar di dunia, menempati peringkat kesembilan dengan rata-rata jam kerja mencapai 1.822 jam pada tahun 2022, menurut laporan MOL.

Beberapa negara maju di Eropa mencatat jam kerja yang lebih pendek dengan Jerman di urutan ke-39 dengan rata-rata jam kerja sebanyak 1.295 jam dalam setahun, disusul Denmark (No. 38, 1.360 jam, Belanda (No. 37, 1.361 jam), Austria (No. 37, 1.361 jam), .36, 1.369 jam), Swedia (No. 35, 1.401) dan Norwegia (No. 34, 1.409), tambah laporan itu.

Inggris berada di peringkat ke-28 dengan rata-rata jam kerja 1.516 jam pada tahun 2022, sementara Perancis berada di peringkat ke-33 setelah melaporkan jam kerja rata-rata 1.427 jam, menurut laporan tersebut.

Laporan tersebut menunjukkan jumlah mereka yang memiliki pekerjaan paruh waktu di Jerman adalah 22,2 persen dari total angkatan kerja, sedangkan rasio di Denmark mencapai 18,0 persen dan mencapai 36,8 persen di Belanda. Selain itu, mereka yang memiliki pekerjaan paruh waktu di Jepang berjumlah 25,1 persen dari total angkatan kerja, 16,4 persen di Korea Selatan, 11,7 persen di AS, dan 10,5 persen di Singapura, menurut laporan tersebut.

Ayuk belanja kebutuhan sehari-hari Anda di Indosuara!

Lihat Lebih Banyak

249NT

MAKE UP KOSMETIK 化妝品SKIN CARE 保養品SCARLETT

249NT

MAKE UP KOSMETIK 化妝品SKIN CARE 保養品SCARLETT

25NT

Berita Terbaru Lainnya

KDEI Resmikan pembayaran paspor lewat seluruh Mini Market di Taiwan

Foto-foto dokumentasi Indosuara dan CNA. Dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari perusahaan, organisasi kemasyarakatan, serta diaspora Indonesia di Taiwan, Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei meresmikan Sistem Pembayaran Digital Paspor KDEI melalui pembayaran paspor dari minimarket di ...

PMI Taipei Dobel Job, Jaga Ama dan Kerja Jadi Petani

Sumber Foto diambil dari CNA. Lia (nama samaran datang ke Taiwan sejak bulan Juni 2025 dengan kontrak kerja sebagai perawat orang tua. Namun, selama 7 bulan bekerja, selain menjaga nenek, ia juga dipekerjakan di kebun. Seperti yang dilansir dari CNA, Lia mengatakan, ia bekerja di Muzha, Taipei. ...

MOL Ungkap Hambatan Bahasa Jadi Tantangan Utama Majikan dan PMA

Foto diambil dari CNA. Kementerian Tenaga Kerja Taiwan (MOL) melalukan survei tentang pekerja migran pada tahun 2025, yang menunjukkan kenaikan gaji baik untuk pekerja maupun perawat, namun hambatan bahasa tetap menjadi tantangan utama yang dihadapi para pemberi kerja atau majikan. Seperti yang di...