2023-09-06

Bantu Pengasuh Pasien Demensia, Taiwan Luncurkan Aplikasi Ini

Foto: Focus Taiwan

Indosuara — Sistem dukungan online gratis yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien demensia dan pengasuh migran mereka diluncurkan di Taiwan pada hari Selasa.

Dikutip dari Focus Taiwan, Sistem ini diciptakan bersama oleh Pusat Demensia Rumah Sakit Kota Taipei dan One-Forty, sebuah organisasi nirlaba yang menawarkan kursus bahasa Mandarin dan kejuruan gratis bagi pekerja migran.

Dengan menggunakan jaringan media sosial pekerja migran One-Forty yang ada di Taiwan, sistem pendukung ini memberikan mereka panduan dan video tentang cara merawat penderita demensia, serta platform bagi semua orang untuk terlibat dalam pertukaran dan berbagi pengalaman. .

Ada sekitar 320.000 orang yang menderita demensia di Taiwan, dan sekitar 20 persen dari mereka dirawat oleh pengasuh migran, kata Kevin Chen (陳凱翔), salah satu pendiri One-Forty, mengutip data yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan.

Namun, 69,9 persen perawat yang merawat pasien demensia merasa "stres" dan 59,7 persen mengatakan mereka tidak punya cara untuk belajar cara merawat pasien mereka, kata Chen, mengutip jajak pendapat yang dilakukan oleh One-Forty.

Sistem ini adalah tempat yang bagus bagi para pengasuh migran untuk berinteraksi dan berbagi pengalaman mereka dan bagi One-Forty untuk mengumpulkan pendapat mereka dan belajar dari pengalaman mereka sehingga panduan ini dapat diperluas, kata Chen.

Sifah, seorang pengasuh asal Indonesia yang tugasnya merawat seorang perempuan lanjut usia yang menderita demensia, mengatakan bahwa dia sering kali harus membujuk perempuan tersebut atau berbohong agar perempuan tersebut mau bekerja bersamanya dalam rutinitas sehari-hari, seperti mandi. , buang air kecil, dan makan.

Liu Chien-liang (劉建良), direktur Pusat Demensia Rumah Sakit Kota Taipei, mengatakan pasien demensia sering kali menunjukkan perilaku tidak normal pada tahap akhir penyakitnya, seperti begadang sepanjang malam, yang dapat membebani perawat dan menyebabkan perselisihan antar pasien dan majikan mereka.

Liu merekomendasikan penggunaan metode "STE2P" ketika menangani pasien demensia: "Senyum", "Terima kasih", "Kontak Mata", "Merangkul momen", dan "Sabar".

Tersenyum dan melakukan kontak mata dengan pasien demensia adalah kunci untuk mengembangkan hubungan yang ramah, sementara "terima kasih" melibatkan pemberi perawatan yang sering berterima kasih kepada penerima perawatan karena telah bekerja sama dengan mereka, dan meminta penerima perawatan untuk berterima kasih kepada mereka karena telah merawat mereka.

"Merangkul momen" berarti perawat harus mengikuti pemikiran atau perilaku aneh apa pun yang mungkin dimiliki pasien pada saat tertentu dan mencoba mengatasi situasi tersebut agar pekerjaan mereka selesai.

Pengasuh, anggota keluarga, dan profesional kesehatan harus menyadari bahwa “musuh” mereka adalah penyakit, bukan pasien, dan bekerja sama dengan pasien untuk memerangi demensia, kata Liu.

Sistem pendukung ini tidak hanya menargetkan pengasuh migran tetapi juga majikan mereka, kata Chen.

Tutorial dan videonya saat ini dalam bahasa Mandarin (https://bit.ly/44qGrVX) dan bahasa Indonesia (https://reurl.cc/My71vm), namun One-Forty berencana merilis versi Filipina dan Vietnam pada tahun 2026, kata Chen.

Ayuk belanja kebutuhan sehari-hari Anda di Indosuara!

Lihat Lebih Banyak

350NT

SKIN CARE 保養品

350NT

SKIN CARE 保養品

130NT

MAKE UP KOSMETIK 化妝品

210NT

PARFUM 香水

Berita Terbaru Lainnya

KDEI Resmikan pembayaran paspor lewat seluruh Mini Market di Taiwan

Foto-foto dokumentasi Indosuara dan CNA. Dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari perusahaan, organisasi kemasyarakatan, serta diaspora Indonesia di Taiwan, Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei meresmikan Sistem Pembayaran Digital Paspor KDEI melalui pembayaran paspor dari minimarket di ...

PMI Taipei Dobel Job, Jaga Ama dan Kerja Jadi Petani

Sumber Foto diambil dari CNA. Lia (nama samaran datang ke Taiwan sejak bulan Juni 2025 dengan kontrak kerja sebagai perawat orang tua. Namun, selama 7 bulan bekerja, selain menjaga nenek, ia juga dipekerjakan di kebun. Seperti yang dilansir dari CNA, Lia mengatakan, ia bekerja di Muzha, Taipei. ...

MOL Ungkap Hambatan Bahasa Jadi Tantangan Utama Majikan dan PMA

Foto diambil dari CNA. Kementerian Tenaga Kerja Taiwan (MOL) melalukan survei tentang pekerja migran pada tahun 2025, yang menunjukkan kenaikan gaji baik untuk pekerja maupun perawat, namun hambatan bahasa tetap menjadi tantangan utama yang dihadapi para pemberi kerja atau majikan. Seperti yang di...