Foto diambil dari CNA.
Salat yang diselenggarakan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei dan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Taiwan ini dihadiri sekitar 20.000 jemaah.
Menteri Ketenagakerjaan Hung Sun-han (洪申翰), dalam acara salat Idul Fitri di Kota Taipei, Senin (31/3) mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pekerja migran Indonesia (PMI), mengatakan bahwa mereka telah memegang peranan penting di Taiwan.
Seperti yang dilansir dari CNA, Hung dalam sambutannya mengatakan bahwa ia telah beberapa kali menghadiri kegiatan salat Idul Fitri untuk pekerja migran, namun pada kegiatan kali ini ia salut dengan kegigihan para PMI yang tetap hadir meskipun hujan deras.
Hung mengatakan bahwa pekerja migran, terutama yang berasal dari Indonesia, memegang peranan penting dalam pembangunan ekonomi Taiwan, seiring jumlahnya telah menjadi yang terbanyak di antara negara lainnya, melampaui 300.000 orang dengan 190.000 di antaranya merupakan perawat rumah tangga. Hung juga menekankan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan (MOL) berjanji untuk terus meningkatkan kondisi ketenagakerjaan bagi PMI, termasuk dalam hal upah.
Di sisi lain, penghormatan dan penghargaan terhadap agama dan budaya masyarakat Indonesia juga menjadi hal penting bagi hubungan antarnegara serta antara pengusaha dan pekerja, ujarnya.
"Orang Indonesia adalah orang yang pekerja keras, baik hati, dan religius, dan saya berharap para pengusaha di Taiwan menyadari betapa pentingnya agama bagi pekerja Indonesia," kata Hung.
Itulah sebabnya ia hadir di acara salat Idul Fitri hari Senin, kata Hung, yang kemudian disambut tepuk tangan para jemaah.